Home Internasional Iran Izinkan 15 Kapal Melintasi Selat Hormuz, Lalu Lintas Masih 90% di Bawah Normal
Internasional

Iran Izinkan 15 Kapal Melintasi Selat Hormuz, Lalu Lintas Masih 90% di Bawah Normal

Share
Trump Tuduh Iran Langgar Gencatan Senjata, Selat Hormuz Belum Normal
Gambar ilustrasi (AI/Gemini)
Share

POPULARITAS.COM – Iran mengizinkan 15 kapal melintasi Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir setelah memberikan izin resmi kepada kapal-kapal tersebut.

Menurut kantor berita Iran, Fars, keputusan ini menandai jumlah transit kapal harian tertinggi sejak lalu lintas di jalur air strategis itu merosot tajam setelah pecahnya perang antara Amerika Serikat (AS) dengan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Unit militer Iran, termasuk Angkatan Laut Garda Revolusi, kini mengawasi rute pelayaran di dekat garis pantai Iran. Mereka juga mengawal kapal-kapal yang telah mendapatkan persetujuan untuk melintasi perairan teritorial negara tersebut.

Meski demikian, data yang dirilis Fars menunjukkan, lalu lintas pengiriman melalui Selat Hormuz masih jauh di bawah tingkat normal meskipun terjadi peningkatan baru-baru ini. Secara keseluruhan, pergerakan kapal melalui selat tersebut masih sekitar 90% lebih rendah dibandingkan sebelum perang.

Mengutip The Kenya Times, Senin (6/4/2026), kantor berita Fars juga melaporkan seluruh kapal yang melintas tersebut telah memperoleh izin sebelumnya dari otoritas Iran serta memenuhi kondisi keamanan yang ditetapkan oleh Teheran. Namun, tidak ada informasi detail tentang kewarganegaraan, muatan, maupun tujuan kapal-kapal tersebut.

Media Iran menyebut sebagian besar kapal yang diizinkan melintas adalah milik Iran atau terkait dengan negara-negara yang dianggap bersahabat oleh Teheran, seperti China, India, Pakistan, dan Rusia.

Otoritas Iran menegaskan Selat Hormuz tidak sepenuhnya ditutup. Namun, jalur pelayaran itu saat ini berada di bawah pengelolaan keamanan Iran karena perang yang sedang berlangsung dengan AS dan Israel. Iran juga menyatakan, kapal-kapal yang terkait dengan negara yang dianggap bermusuhan tidak akan diizinkan melintasi jalur tersebut.

Selanjutnya, Iran dilaporkan berencana secara resmi mengambil kendali atas pelayaran di Selat Hormuz dengan menerapkan sistem izin dan bea. Kebijakan ini dirancang untuk memperkuat kendali Teheran atas salah satu jalur air terpenting di dunia tersebut.

Sejumlah anggota parlemen Iran mengonfirmasi, rancangan undang-undang sedang disiapkan untuk melegalkan pengawasan Teheran terhadap selat tersebut. Berdasarkan rancangan aturan itu, kapal-kapal yang ingin melintas akan diwajibkan mendaftar, menyerahkan detail perjalanan, serta mematuhi persyaratan keamanan yang ditetapkan oleh Iran. Para pejabat juga menyebut kemungkinan penerapan biaya sebagai imbalan atas perlindungan dan izin melintas.

sumber: beritasatu.com

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

InternasionalNews

Teheran Siapkan Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Selama 3 Hari

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kota Teheran mengumumkan rencana penyelenggaraan prosesi pemakaman untuk Ayatollah...

Exit mobile version