POPULARITAS.COM – Timnas Jerman menjadi salah satu tim yang paling menyita perhatian menjelang Piala Dunia 2026. Status sebagai salah satu negara tersukses dalam sejarah sepak bola membuat Die Mannschaft selalu datang dengan ekspektasi tinggi, terlebih setelah dua edisi Piala Dunia terakhir berakhir mengecewakan.
Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi momentum penting bagi Jerman untuk mengembalikan reputasi mereka di panggung terbesar sepak bola dunia.
Di bawah arahan Julian Nagelsmann, tim ini datang dengan perpaduan pemain senior berpengalaman dan generasi baru yang mulai menunjukkan kualitasnya.
Jerman akan menjalani Piala Dunia 2026 sebagai turnamen Piala Dunia ke-21 sepanjang sejarah sekaligus penampilan ke-19 secara beruntun.
Kompetisi ini juga menjadi Piala Dunia pertama bagi Jerman di bawah arahan Julian Nagelsmann, yang resmi menangani tim nasional sejak September 2023 setelah menggantikan Hansi Flick.
Pelatih berusia 38 tahun itu dikenal sebagai salah satu sosok muda paling inovatif dalam sepak bola modern. Sebelumnya, Nagelsmann meraih kesuksesan bersama Hoffenheim, RB Leipzig, dan Bayern Munich sebelum menerima tawaran dari federasi sepak bola Jerman, Deutscher Fussball-Bund (DFB).
Di timnas, ia mulai menerapkan pendekatan permainan yang lebih agresif dalam menekan lawan, tetapi dengan organisasi bertahan yang lebih rapi.
Perubahan tersebut mulai terlihat dalam proses kualifikasi menuju Piala Dunia 2026. Setelah sempat mengalami awal yang kurang meyakinkan, performa Jerman perlahan meningkat dan menunjukkan perkembangan yang lebih stabil. Tim ini juga memasuki fase regenerasi skuad yang mulai berlangsung sejak 2024.
Kehadiran kembali Manuel Neuer juga menjadi perhatian tersendiri. Kiper veteran tersebut memutuskan kembali dari pensiun internasional dan diproyeksikan menjadi pilihan utama Nagelsmann pada Piala Dunia 2026. Pengalamannya dinilai penting untuk menjaga keseimbangan skuad yang dipenuhi pemain muda.
Sejarah Jerman pada Piala Dunia
Jerman termasuk salah satu negara paling sukses dalam sejarah Piala Dunia. Mereka telah meraih empat gelar juara dunia pada tahun 1954, 1974, 1990, dan 2014. Catatan tersebut membuat Jerman berada di bawah Brasil yang memiliki lima gelar Piala Dunia.
Secara keseluruhan, Jerman mencatatkan 112 pertandingan Piala Dunia dengan rincian 68 kemenangan, 21 hasil imbang, dan 23 kekalahan. Mereka juga mengoleksi 232 gol dan kebobolan 130 kali sepanjang sejarah kompetisi. Selain itu, Jerman memegang rekor delapan kali mencapai babak perempat final Piala Dunia.
Salah satu momen paling bersejarah terjadi pada Piala Dunia 1954 melalui peristiwa yang dikenal sebagai Miracle of Bern. Ketika itu Jerman Barat secara mengejutkan mengalahkan Hungaria 3-2 di partai final meski sebelumnya kalah telak 8-3 pada fase grup.
Ada pula kemenangan ikonik 7-1 atas Brasil pada semifinal Piala Dunia 2014. Hasil tersebut menjadi salah satu pertandingan paling dikenang dalam sejarah sepak bola modern sekaligus membuka jalan menuju gelar keempat mereka.
Jerman membawa kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang diproyeksikan menjadi tulang punggung tim.
Kiper: Manuel Neuer, Oliver Baumann, Alexander Nubel.
Bek: Joshua Kimmich, Antonio Rudiger, Jonathan Tah, Nico Schlotterbeck, Waldemar Anton, David Raum, Nathaniel Brown, Malick Thiaw.
Gelandang: Jamal Musiala, Florian Wirtz, Leon Goretzka, Pascal Gross, Angelo Stiller, Felix Nmecha, Aleksandar Pavlovic, Nadiem Amiri, Jamie Leweling, Lennart Karl.
Penyerang: Kai Havertz, Leroy Sane, Maximilian Beier, Deniz Undav, Nick Woltemade.
Beberapa nama diprediksi menjadi sorotan utama. Florian Wirtz berpotensi menjalani debut Piala Dunia setelah sebelumnya absen pada edisi 2022 karena cedera ligamen. Sementara itu, Jamal Musiala tetap menjadi motor kreativitas lini serang dengan kemampuan menggiring bola dan menciptakan peluang.
Kapten Joshua Kimmich juga akan memegang peranan penting berkat fleksibilitasnya bermain di lini tengah maupun sektor kanan pertahanan. Selain itu, Nick Woltemade yang memiliki tinggi hampir dua meter diproyeksikan menjadi ancaman baru di kotak penalti lawan.

Jerman tergabung dalam grup E bersama Curaçao, Pantai Gading, dan Ekuador. Secara komposisi, grup ini menghadirkan tantangan yang cukup beragam karena mempertemukan gaya bermain dari kawasan berbeda.
Berikut jadwal pertandingan Jerman pada fase grup:
15 Juni 2026
- 00.00 WIB: Jerman vs Curaçao di Houston Stadium
21 Juni 2026
- 03.00 WIB: Jerman vs Pantai Gading di Toronto Stadium
26 Juni 2026
- 03.00 WIB: Ekuador vs Jerman di New York New Jersey Stadium
Pada fase kualifikasi sebelumnya, Jerman tampil cukup solid dengan menempati posisi puncak grup A. Mereka mencatat lima kemenangan dari enam pertandingan, menghasilkan 16 gol dan hanya kebobolan tiga kali. Penampilan tersebut memperlihatkan peningkatan performa setelah sempat mengalami kekalahan mengejutkan pada laga pembuka.
Meski memiliki sejarah panjang yang dipenuhi trofi, Jerman menghadapi tantangan besar untuk menghapus catatan kurang memuaskan dalam dua edisi Piala Dunia terakhir. Die Mannschaft gagal melewati fase grup pada Piala Dunia 2018 dan 2022, sesuatu yang sebelumnya belum pernah terjadi secara beruntun.
Kini situasinya mulai berubah. Kehadiran Julian Nagelsmann membawa identitas permainan baru yang lebih fleksibel, sementara perpaduan antara pemain senior dan generasi muda memberikan harapan terhadap masa depan tim.
Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan besar bagi Timnas Jerman untuk membuktikan bahwa mereka masih layak disebut sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia. Jika proses transisi berjalan sesuai rencana, Jerman berpotensi kembali bersaing memperebutkan gelar juara dunia kelima mereka.









Leave a comment