Home News Jika AS resmi larang TikTok, China berpotensi balas terhadap Apple dan Tesla
News

Jika AS resmi larang TikTok, China berpotensi balas terhadap Apple dan Tesla

Share
Jika AS resmi larang TikTok, China berpotensi balas terhadap Apple dan Tesla
Tiktok. FOTO : REUTERS/Mike Blake/File Photo (REUTERS/Mike Blake)
Share

POPULARITAS.COM – Jika RUU penggunaan aplikasi musuh Amerika Serikat disahkan, dan resmi melarang operasi Tiktok di negara paman Sam tersebut, maka hal itu bisa menimbulkan reaksi keras di China. Tentu saja, dua perusahaan seperti Apple dan Tesla, berpotensi wujud balasan dari China.

Amerika Serikat tengah menggodok aturan yang mengharuskan aplikasi, seperti Tiktok wajib divestasi saham dalam waktu enam bulan. Nah, jika itu resmi berlaku, perusahaan AS yang beroperasi di China harus menanggung resiko serupa.

Para analis kepada Business Insider, Sabtu (16/3/2024) mengungkapkan, jika rancangan undang-undang (RUU) yang mengharuskan ByteDance menjual TikTok di AS disahkan, Tiongkok dapat melakukan pembalasan.

Managing Partner Deepwater Asset Management Gene Munster mengatakan pelarangan TikTok di AS memiliki peluang 25% untuk terwujud. Namun, jika hal tersebut terjadi, kondisi ini akan berdampak buruk bagi sebagian perusahaan AS di Tiongkok, seperti Apple dan Tesla.

“Pemerintah Tiongkok dapat membalas dengan meluncurkan kampanye propaganda,” kata Munster dikutip dari laman beritasatu.com- jaringan popularitas.com

Direktur Pelaksana Wedbush Securities dan analis ekuitas senior Dan Ives mengatakan, larangan tersebut juga dapat menambah ketegangan antara AS dan Tiongkok dalam perang teknologi.

Tiongkok menguasai sekitar 18% dari keseluruhan bisnis Apple. Jumlah tersebut bisa turun menjadi 12% hingga 15% dalam perang dagang yang terinspirasi dari kasus TikTok di AS. Sementara itu, Tiongkok menyumbang sekitar 23% pendapatan Tesla pada 2023. Jika undang-undang TikTok disahkan dan Tiongkok membalas, angka tersebut diprediksi turun menjadi 20%.

Meskipun Apple dan Tesla mungkin akan merasakan dampak terbesar, perusahaan-perusahaan AS lainnya seperti Wynn Resorts, Las Vegas Sands, Qualcomm, Texas Instruments, dan IPG Photonics juga dapat terkena dampak.

Share
Tulisan Terkait
News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...

News

Bupati Pidie Alokasikan Anggaran Rp125,6 M Untuk Gaji Tenaga PPPK-PW

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie, telah mengalokasikan anggaran dana sebesar ratusan miliar rupiah...

EdukasiNews

Peringati Hardikda Aceh, Rektor USK Tegaskan Pendidikan Bukan Hanya Mengejar Angka dan Prestasi

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Mirza Tabrani, mengingatkan agar pendidikan...

News

Serapan TKD Bencana Sangat Rendah, Bupati Pidie Jaya Murka

POPULARITAS.COM – Serapan anggaran recovery pasca bencana Hidrometeorologi Pidie Jaya bersumber dana...