Home News Jokowi Minta Pemda Belanja Masker Besar-Besaran
News

Jokowi Minta Pemda Belanja Masker Besar-Besaran

Share
Presiden Jokowi Sebut akan Ada Perluasan Kesempatan Kerja
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat acara penyaluran dana bergulir untuk koperasi di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyiapkan dana bergulir sebesar Rp 1 triliun untuk disalurkan kepada koperasi dalam rangka pemulihan ekonomi nasional yang terdampak COVID-19. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool
Share

JAKARTA (popularitas.com) – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut Presiden Joko Widodo telah meminta secara langsung agar Kementerian, BUMN, dan Pemerintah Daerah melakukan belanja masker besar-besaran untuk antisipasi wabah Covid-19.

Belanja masker dalam skala besar juga sebagai upaya mendukung kampanye dan sosialisasi pakai masker yang diinstruksikan presiden dalam rapat terbatas, kemarin.

“Beliau meminta kementerian, BUMN, dan Pemda, agar belanja masker besar-besaran,” kata Muhadjir, Selasa, 4 Agustus 2020.

Jokowi dalam rapat terbatas di Istana Negara, Senin (3/8), telah meminta agar bawahannya melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran wabah Covid-19.

Sosialisasi tak dilakukan bersamaan, tetapi satu persatu. Dimulai dengan kampanye masker selama dua pekan berturut-turut.

“Saya ingin fokus saja,  mungkin dalam dua minggu kita fokus kampanye pakai masker. Nanti dua minggu berikut kampanye mengenai jaga jarak. Tidak dicampur langsung urusan cuci tangan, jaga jarak, pakai masker,” kata Jokowi.

Menurut Muhadjir, kampanye atau gerakan pakai masker bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar bersedia menggunakan masker setiap saat.

Kampanye menyasar semua lapisan masyarakat. Dia menilai saat ini masih banyak masyarakat yang tidak mengindahkan aturan menggunakan masker untuk menghindari tertular Covid-19.

“Khususnya (sosialisasi) untuk masyarakat awam,” ujarnya.

Muhadjir berkata pemerintah tak hanya mengandalkan imbauan dan kampanye. Gerakan sadar pakai masker juga akan dibarengi dengan tindakan.

“Di samping melalui penyadaran juga harus berupa tindakan,” kata Muhadjir.

Meski begitu, ia enggan merinci berapa besar anggaran yang dialokasikan untuk belanja masker.

Muhadjir juga tak menjawab soal lama waktu kampanye dan gerakan pakai masker yang dicanangkan pemerintah. Yang pasti, kata dia, pemerintah akan melibatkan semua pihak dalam kegiatan tersebut.

“Untuk gerakan tersebut presiden meminta agar organisasi ibu-ibu terutama PKK, dilibatkan,” katanya.

Sumber: CNN

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Membaca Tanda Seru di Pesan Perempuan, Makna dan Cara Redam Konflik

POPULARITAS.COM – Penggunaan tanda seru dalam pesan singkat kerap dianggap sekadar ekspresi...

NewsOlahraga

Pebulu Tangkis Legendaris Christian Hadinata, Peraih Emas Terbanyak Indonesia di Asian Games

POPULARITAS.COM – Cabang olahraga (cabor) bulu tangkis selalu menjadi pilar utama penyumbang prestasi tertinggi...

News

Meski Bukit Penggol dan Teletubbies Terbakar, Tapi Wisatawan Tetap Ramai di Bromo

POPULARITAS.COM – Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, masih...

News

Pemkot Subulussalam Perkuat Sinkronisasi Rehab-Rekon Pascabencana dengan K/L

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Subulussalam, memperkuat sinkronisasi dengan kementerian/lembaga (K/L) dalam...