Home Ekonomi Kepastian Hukum Jadi Jaminan Investor Masuk ke Aceh
EkonomiNews

Kepastian Hukum Jadi Jaminan Investor Masuk ke Aceh

Share
Share

JAKARTA (popularitas.com) – Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN Sofyan Djalil mengajak seluruh masyarakat Aceh menumbuhkan kepercayaan terhadap investor agar mau berivestasi dan meningkatkan perekonomian daerah.

“Aceh tidak akan tumbuh ekonominya kalau seperti ini. Maka, bagaimana memberikan kepastian hukum kepada investor,” katanya di Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2019.

Hal tersebut diungkapkan sosok kelahiran Kabupaten Aceh Timur, 23 September 1953 itu, saat Dialog Publik “Memaknai Perdamaian Aceh: Refleksi 14 Tahun MoU RI dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM)”.

Selain masalah kepercayaan investor, dia mengakui banyak hal yang masih harus dibenahi di Aceh, seiring dengan perdamaian yang sudah tercipta di Aceh sejak MoU Helsinki, 15 Agustus 2005. “Makanya, mari perbaiki tata kelolanya. Pemerintah sangat mendukung,” kata Djalil yang beberapa kali dipercaya menjadi menteri itu.

Ia juga mengajak anak-anak muda Aceh terus bersemangat dan tak mudah berputus asa dalam membanggakan dan membangun daerahnya. “Saya ini anak tukang pangkas (rambut), ibu saya guru ngaji. Beliau buta huruf, jadi saya mengajari membaca,” ujarnya.

Ia bercerita sempat bersekolah di Pendidikan Guru Agama dan menjadi guru mengaji juga, serta pernah bekerja di pabrik karet, dan sempat juga menganggur.

Koordinator Mahasiswa Aceh Se-Jakarta Akmal Fahmi menyampaikan angka kemiskinan di Aceh masih paling tinggi dari seluruh daerah yang berada di Pulau Sumatera sehingga memerlukan lebih banyak investor.

“Angka kemiskinan di Aceh 15,68 persen dari seluruh jumlah penduduk. Paling tinggi berada di wilayah Pulau Sumatera. Artinya, bagaimana kemiskinan dan pendidikan bisa teratasi baik,” katanya terkait kepercayaan investor di Aceh.

Sementara itu, fasilitator perdamaian Aceh Juha Christensen mengatakan peningkatan ekonomi Aceh merupakan tugas seluruh pihak, baik pemerintah pusat, daerah, dan swasta.

“Itu adalah urusan Kamar Dagang dan Industri, swasta, pemerintah daerah, dan pusat yang sama-sama untuk kondisikan supaya investasi mau masuk,” katanya.

Termasuk, kata pria berkebangsaan Finlandia itu, kondisi perpolitikan daerah yang harus dijaga kestabilannya untuk menyejukkan iklim investasi yang dikehendaki investor. “Jangan lupa politikus. Kalau politik tidak stabil, investor tidak tertarik (masuk),” kata Christensen.* (ANT)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Raih penghargaan Pemred Award 2026, Bank Aceh komit bangun komunikasi publik terbuka dan akuntable
News

Raih penghargaan Pemred Award 2026, Bank Aceh komit bangun komunikasi publik terbuka dan akuntable

POPULARITAS.COM – PT Bank Aceh Syariah terus berkomitmen untuk bangun komunikasi publik...

NewsSepakbola

4 Pemimpin Dunia Hadiri Final Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Sejumlah presiden dan pemimpin dunia dikabarkan akan menghadiri laga final...

NewsSosial dan Budaya

Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Drama Ibu dan Anak Sarat Emosi

POPULARITAS.COM – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan drama keluarga melalui film Takkan Kubiarkan...

NewsStyle

Jumlah Followers Hotman Paris Langsung Berkurang Seusai Jadi Pengacara Febrie

POPULARITAS.COM – Keputusan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menjadi kuasa hukum eks...