Home Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Keseruan mengarungi Krueng Beutong sejauh 50 kilometer
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata AcehNews

Keseruan mengarungi Krueng Beutong sejauh 50 kilometer

Share
Unit kegiatan mahasiswa pencinta alam Gainpala dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mengarungi Krueng Beutong dengan jarak 50 kilometer. Foto: Gainpala Ar-Raniry
Share

POPULARITAS.COM – Alam Aceh seakan tak bakal habis untuk dijelajahi. Di berbagai tempat, masih terdapat objek wisata yang tersembunyi, bahkan belum diketahui banyak orang.

Salah satunya Sungai (Krueng) Beutong, Kabupaten Nagan Raya. Beberapa waktu lalu, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh berhasil menyelesaikan pengarungan Krueng Beutong dengan jarak 50 kilometer.

Aksi itu dilakukan mahasiswa yang tergabung dalam unit kegiatan mahasiswa pencinta alam Gainpala dalam rangka memperingati Hari Sungai Nasional 2023.

Ketua Gainpala Ar-Raniry Muhammad Rizki dalam keterangannya, Selasa (1/8/2023) mengatakan tim pengarungan Kreung Beutong sebanyak 15 orang.

Mereka menggunakan tiga perahu yang dimulai dari Gampong Blang Puuk, Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya pada Kamis (17/7/2023), hingga berakhir di Pante Ceureumen, Aceh Barat pada Minggu (30/7/2023).

“Jarak yang ditempuh dari Gampong Blang Puuk ke Pante Ceureumen sekitar 50 kilometer dengan waktu tempuh empat hari tiga malam,” kata Rizki.

Ia menjelaskan, dari 15 personel yang ikut melakukan pengarungan tersebut, satu di antaranya personel dari Mapala Macopala IAIN Cot Kala Kota Langsa dan satu orang dari Mapala Tarantula Universitas Teuku Umar (UTU) Aceh Barat.

Rizki mengatakan medan yang dilalui tim ekspedisi cukup bervariasi, mulai dari gelombang (standing wave) yang begitu besar, sirkulasi air di belakang lobang (hole), rintangan berupa kayu (strainer), tebing dan batuan besar (under cut) hingga hidrolik.

“Karena adanya penghimpitan sungai menyebabkan tim mendapat kendala sehingga tim harus melakukan teknik membawa perahu di sungai dengan cara menuntun perahu yang diikat tali di tepian sungai,” ujarnya.

Selain itu, dalam ekspedisi tersebut pihaknya juga melakukan bakti sosial pembersihan sampah plastik di daerah aliran sungai Krueng Beutong, dengan melibatkan beberapa komunitas pencinta alam lain.

“Ekspedisi Krueng Beutong ini dilakukan untuk memetakan sungai Krueng Beutong dan juga menjadikan Krueng Beutong sebagai potensi baru wisata arung jeram,” ujarnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

POPULARITAS.COM – Polemik pengelolaan gas di Wilayah Kerja South Andaman oleh Mubadala...

News

Terjebak di Area Bekas Karhutla, 2 Orang Utan di Sampit Dievakuasi

POPULARITAS.COM – Dua orang utan berhasil diselamatkan tim gabungan Balai Konservasi Sumber...

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi
News

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri rapat koordinasi bersama Gubernur Aceh...

News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...