POPULARITAS.COM – KMP Aceh Hebat 2 kembali beroperasi melayani penyeberangan lintasan Ulee Lheue, Banda Aceh–Balohan, Sabang, mulai Minggu (5/7/2026), setelah sempat dihentikan menyusul insiden ledakan di kamar mesin kapal pada pertengahan Juni 2026 lalu. Pelayaran perdana dilakukan dari Pelabuhan Ulee Lheue pukul 08.00 WIB.
General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Wilayah Operasional Ulee Lheue–Balohan, Andri Setiawan, membenarkan bahwa Aceh Hebat 2 telah kembali dioperasikan untuk melayani penumpang di lintasan tersebut.
“Iya betul. Tadi perdana jadwal pertama dari Pelabuhan Ulee Lheue pukul 08.00 WIB,” kata Andri dilansiar AJNN.
Berdasarkan jadwal penyeberangan yang berlaku pada Minggu, 5 Juli 2026, lintasan Ulee Lheue–Balohan dilayani oleh KMP Aceh Hebat 2 dan Kapal RoRo BRR dengan total lima trip dari masing-masing pelabuhan.
Dari Pelabuhan Ulee Lheue, KMP Aceh Hebat 2 melayani keberangkatan pada pukul 08.00 WIB, 14.00 WIB, dan 20.00 WIB. Sementara Kapal RoRo BRR beroperasi pada pukul 11.00 WIB dan 17.00 WIB.
Sedangkan dari Pelabuhan Balohan, Sabang, Kapal RoRo BRR berangkat pada pukul 08.00 WIB, 14.00 WIB, dan 20.00 WIB. Adapun KMP Aceh Hebat 2 melayani pelayaran pada pukul 11.00 WIB dan 17.00 WIB.
Selain melayani lintasan Ulee Lheue–Balohan, KM Papuyu juga tetap mengoperasikan rute Ulee Lheue–Seurapong (Pulo Aceh). Kapal tersebut dijadwalkan berangkat dari Ulee Lheue pukul 09.00 WIB, sedangkan pelayaran dari Seurapong menuju Ulee Lheue berlangsung pukul 11.30 WIB.
Kembalinya operasional KMP Aceh Hebat 2 diharapkan dapat meningkatkan kapasitas angkut penumpang dan kendaraan, sekaligus memperlancar konektivitas transportasi laut antara Banda Aceh dan Sabang, terutama pada akhir pekan dan musim liburan serta saat kunjungan wisata.
Diketahui, kecelakaan KMP Aceh Hebat 2 terjadi pada Jumat, 12 Juni 2026, ketika kamar mesin kapal tersebut meledak di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Insiden menyebabkan 15 orang mengalami luka bakar dan dirawat di RSUDZA. Korban terdiri dari Anak Buah Kapal (ABK) dan mahasiswa Poltekpel Malahayati. Tiga orang korban meninggal dunia saat dalam perawatan medis.







Leave a comment