Home News Kota Banda Aceh akan diselimuti awan
News

Kota Banda Aceh akan diselimuti awan

Share
Cuaca di Kota Banda Aceh hari ini berawan tebal
Ilustrasi - Awan tebal menggelayut di kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta. (FOTO ANTARA/Yudhi Mahatma/ama/aa)
Share

POPULARITAS.COM – Sejumlah Kota di Indonesia, Selasa (7/11/2023) diperkirakan diselimuti awan. Selain Kota Banda Aceh, daerah lain yang juga alami cuaca serupa adalah Jakarta, Gorontalo, Jambi, Semarang, Ambon, Pekan Baru dan Manokwari.

Sedangkan wilayah Palembang, Kendari, Makassar, Kota Jayapura, Banjarmasin, Yogyakarta, Serang, dan Denpasar diprakirakan cerah berawan.

Kemudian beberapa wilayah diprediksi cerah pada siang hari yakni di Kota Surabaya dengan suhu rata-rata 25-36 derajat Celsius, Tarakan dengan suhu 24-33 derajat Celsius, dan Bandar Lampung dengan suhu 23-32 derajat Celsius.

Namun beberapa wilayah diprediksi diguyur hujan ringan pada siang hari ini yakni Bengkulu, Bandung, Samarinda, Ternate, Mataram, Mamuju, Manado, dan Medan.

Kota Jayapura dan Manokwari diprakirakan akan hujan ringan pada malam hari. Sedangkan  Kota Jakarta Pusat diprediksi diguyur hujan sedang pada malam hari nanti.

BMKG memperingatkan masyarakat agar waspada terjadinya hujan petir yang akan terjadi di Kota Pontianak pada siang hari ini dengan kelembaban 65-100 dan Kota Padang dengan kelembaban 85-95.

Sebelumnya BMKG juga mengingatkan seluruh pihak untuk menguatkan manajemen air agar pasokannya cukup untuk pertanian dan pemenuhan kebutuhan masyarakat di tengah kombinasi fenomena El Nino dan IOD positif yang memicu kekeringan.

“Hingga Oktober dasarian II 2023 El Nino berada di level moderat dan IOD (Indian Ocean Dipole) positif juga masih bertahan positif masih bertahan,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Ia menambahkan BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi El Nino terus bertahan pada level moderat hingga periode Desember 2023-Januari dan Februari 2024, sementara IOD Positif akan terus bertahan hingga akhir tahun 2023.

Kondisi itu, kata dia, akan mempengaruhi sejumlah sektor diantaranya pertanian, sumber daya air, kehutanan, perdagangan, energi, dan kesehatan.

Editor : Hendro Saky

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Dekranasda Aceh Berkomitmen Promosikan Kriya dan Wastra Aceh

POPULARITAS.COM – Dekranasda Aceh berkomitmen untuk terus mempromosikan kriya dan wastra karya...

News

Buka MTQ Nasional 2026, Menag Berharap Lahirkan Sikap Qurani

POPULARITAS.COM – Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi membuka  Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)...

News

Banyak bangunan liar, normalisasi Krueng Meureudu terkendala, Bupati Pidie Jaya : Saya harap warga bisa kerja sama

POPULARITAS.COM – Pemerintah pusat terus pacu percepatan normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS)...

News

Deviasi Realisasi APBA Masih 7,91 Persen, Abang Samalanga Warning Plt Sekda Aceh

POPULARITAS.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli, mengingatkan Sekretaris Daerah...