Home News Kuota biosolar subsidi di Aceh berkurang pada 2022
News

Kuota biosolar subsidi di Aceh berkurang pada 2022

Share
Arsip - Kendaraan mengantre untuk mendapatkan BBM jenis biosolar di SPBU kawasan Kota Banda Aceh, Senin (7/2/2022). (ANTARA/Khalis)
Share

POPULARITAS.COM – Pemerintah mengurangi kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis biosolar bersubsidi di Aceh pada 2022, sehingga menjadi salah satu penyebab antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) setempat.

Branch Manager Aceh PT Pertamina MOR I Sonny Indro Prabowo, mengatakan Aceh mendapat kuota biosolar bersubsidi sebanyak 373.498 kiloliter pada 2021, namun kuota turun menjadi 365.297 kiloliter pada 2022 atau terjadi pengurangan sebesar 8.201 kiloliter.

“Kurang lebih turun 8.000 kiloliter dalam setahun ini, sekitar 2,2 persen,” kata Sonny, dikutip dari Antara, Rabu (9/2/2022).

Penurunan kuota biosolar tersebut tidak hanya untuk provinsi paling barat Indonesia tersebut, namun hal yang sama juga dirasakan provinsi lain di Tanah Air.

Sonny menjelaskan sejak empat bulan terakhir 2021, kebutuhan biosolar di seluruh wilayah Aceh meningkat drastis mencapai 1.23 kiloliter per hari. Namun untuk 2022, pihaknya hanya bisa menyalurkan 1.000 kiloliter per hari.

“Ini kami lakukan supaya penyaluran tetap dalam kuota. Memang dalam perjalanannya akan ada fluktuasi, meningkat di hari tertentu, seperti hari-hari besar kami prediksikan lebih tinggi,” katanya.

Untuk menyiasati kecukupan biosolar di Aceh, PT Pertamina wilayah Aceh melakukan input nomor polisi bagi kendaraan yang mengisi biosolar. Hal tersebut dilakukan untuk membatasi kendaraan menggunakan BBM itu serta guna mencegah penyalahgunaan biosolar yang tidak wajar di tengah masyarakat.

PT Pertamina juga memberikan sanksi tegas kepada SPBU yang menyalahgunakan penggunaan biosolar. Sanksi yang diberikan berupa penghentian pasokan bisolar selama satu bulan kepada SPBU yang melanggar.

“Jadi ada sekitar tiga SPBU yang di awal tahun ini sudah kami keluarkan sanksi khusus untuk solar. Sanksi pertama satu bulan, kalau mengulangi lagi bisa lebih lama lagi,” katanya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HeadlineNewsSepakbola

Torres Antar Spanyol Juara Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Kesabaran, disiplin, dan kecerdasan taktik akhirnya membawa Spanyol kembali ke...

InternasionalNews

AS Cabut Larangan TikTok di Perangkat Pemerintah setelah Restrukturisasi

POPULARITAS.COM – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan, aturan yang mewajibkan penghapusan...

EkonomiNews

Bertemu Menlu Wang Yi, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis hingga Investasi Hijau

POPULARITAS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan...

InsfrastrukturNews

Pemerintah Aceh Percepat Kegiatan Tambahan TKD Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh terus mempercepat pelaksanaan kegiatan Tambahan Transfer ke Daerah...