Home News Mahasiswa KKN USK sosialisasi pencegahan stunting di desa terpencil
News

Mahasiswa KKN USK sosialisasi pencegahan stunting di desa terpencil

Share
Mahasiswa KKN USK sosialisasi pencegahan stunting di desa terpencil
Mahasiswa KKN XXI 457 USK menyelenggarakan sosialisasi tentang pencegahan stunting di Kampung Rata Mulie, Kec. Syiah Utama, Kab. Bener Meriah. FOTO: Ist
Share

POPULARITAS.COM – Desa Rata Mulie, Samar Kilang, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, merupakan daerah terpencil dan tertinggal ini dapat mewakili potret dunia pendidikan dan kesehatan Aceh dalam menatap persoalan yang masih perlu diperhatikan dalam bidang terkait.

Syiah Utama merupakan kecamatan yang terluas di Bener Meriah dan masih proses perkembangan  dalam pendidikan, kesehatan, ekonomi, agama, budaya, dan sisi kehidupan lainnya.

Sampai kini, kasus stunting masih menjadi salah satu masalah yang dihadapi dan menjadi perhatian di Aceh. Bener Meriah termasuk dalam daerah berstatus merah yang memiliki prevelensi stunting mencapai 40 persen.

Hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman dalam pengelolaan dan pemberian asupan bergizi untuk anak 1000 hari pertama kehidupan.

Dalam rangka mendukung pemerintah Aceh mengurangi angka stunting, mahasiswa KKN XXI 457 Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan sosialisasi tentang pencegahan stunting dan pembagian makanan nutrisi pada anak usia dini di kampung itu.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Melalui KKN kolaborasi dan KKN Reguler periode XXI kita tingkatkan pengembangan potensi green economy dan masyarakat bebas stunting”.

Ketua Kelompok KKN XXI 457, Al Tariq mengatakan, pencegahan stunting dapat dicegah melalui pemenuhan nutrisi selama kehamilan, pemenuhan nutrisi bayi dengan optimal, memastikan kebersihan dengan benar, dan memastikan asupan makanan sehat untuk anak.

“Kami berharap agar orang tua memahami kebutuhan gizi pada anak agar tercukupi dengan optimal dan anak dapat terhidari dari stunting,” kata Al Tariq dalam keterangannya, Senin (27/6/2022).

Menurut Al Tariq, masyarakat bebas stunting ini juga merupakan program utama dari Universitas Syiah Kuala (USK) yang dilaksanakan oleh seluruh mahasiswa KKN yang terdapat di berbagai desa di tiga daerah.

“Tiga daerah itu yakni Aceh Besar, Aceh Tengah dan Bener Meriah,” sebut Al Tariq.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EdukasiNews

Peringati Hardikda Aceh, Rektor USK Tegaskan Pendidikan Bukan Hanya Mengejar Angka dan Prestasi

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Mirza Tabrani, mengingatkan agar pendidikan...

News

Serapan TKD Bencana Sangat Rendah, Bupati Pidie Jaya Murka

POPULARITAS.COM – Serapan anggaran recovery pasca bencana Hidrometeorologi Pidie Jaya bersumber dana...

KriminalitasNews

Polisi Amankan Mobil Diduga Angkut 600 Liter Bio Solar Subsidi di Banda Aceh

POPULARITAS.COM –  Polisi mengamankan sebuah mobil Kia Travello yang diduga mengangkut sekitar...

News

Kejati Aceh Tangani Sembilan Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi

POPULARITAS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menangani penyidikan sembilan kasus dugaan tindak...