Home Ekonomi Malaysia Dilanda “Tsunami” Durian, Harga Musang King Anjlok Jadi Rp 39.000-an
EkonomiNews

Malaysia Dilanda “Tsunami” Durian, Harga Musang King Anjlok Jadi Rp 39.000-an

Share
Malaysia Dilanda "Tsunami" Durian, Harga Musang King Anjlok Jadi Rp 39.000-an. Poto : HO
Share

POPULARITAS.COM – Para penggemar durian di Malaysia tengah dimanjakan dengan harga durian yang diprediksi akan tetap murah meriah mulai bulan ini hingga Agustus mendatang.

Kondisi ini terjadi akibat panen raya yang melimpah ruah, hingga memicu fenomena yang disebut sebagai “tsunami durian”.

Akibat kelebihan pasokan di pasar, harga durian Musang King dan jenis lainnya pun merosot tajam.

Seorang eksekutif administrasi berusia 34 tahun, Lim Mei Ling, mengungkapkan bahwa penurunan harga ini menjadi kejutan yang sangat menyenangkan bagi konsumen.

“Biasanya, saya akan berpikir dua kali sebelum membeli Musang King. Namun sekarang, saya bisa menikmati durian premium ini dan menyimpan sebagian untuk nanti,” ujar Lim Mei Ling, dikutip dari South China Morning Post, Rabu (24/6/2026).

Senada dengan Lim, seorang insinyur berusia 41 tahun, Kelvin Tan, bahkan rela menempuh perjalanan dari Kuala Lumpur ke Raub bersama beberapa temannya demi memanfaatkan momen jatuhnya harga buah tropis ini.

“Rasanya seperti kesempatan langka untuk menikmati Musang King tanpa harus membayar mahal,” kata Kelvin Tan.

Panen raya yang terjadi secara serentak di beberapa negara bagian Malaysia telah menciptakan banjir pasokan. Berdasarkan laporan di lapangan, harga durian Musang King murah ini bahkan sempat menyentuh angka terendah, yaitu 9 ringgit atau sekitar 2 dollar AS (setara Rp 39.000-an) per kilogram.

Kendati demikian, para pelaku industri durian menjelaskan bahwa penurunan harga yang paling tajam ini sebagian besar berdampak pada buah dengan kualitas atau kelas yang lebih rendah (lower-grade), bukan pada produk premium berkualitas ekspor.

Presiden Asosiasi Produsen Durian, Eric Chan, memaparkan bahwa musim panen kali ini, ia menyaksikan volume durian yang sangat besar dari Perak, Penang, dan Johor masuk ke pasar secara bersamaan.

“Penurunan harga ini disebabkan oleh banyaknya buah yang tidak memenuhi persyaratan ekspor, khususnya untuk pasar China,” jelas Eric Chan.

Eric Chan menggambarkan situasi pasar saat ini sebagai bentuk koreksi pasar yang alami setelah industri ini mengalami ekspansi besar-besaran selama satu dekade terakhir.

Di sisi lain, pemilik kebun durian, Stephen Chow, menekankan bahwa buah dengan kualitas atau grade ekspor relatif aman dari fenomena anjloknya harga ini.

“Buah Kelas A dan AB yang memenuhi syarat ekspor masih dijual dengan harga 30 ringgit hingga 40 ringgit per kg. Dampak terbesar sebenarnya terjadi pada buah Kelas C dan buah yang berukuran lebih kecil,” tutur Stephen Chow.

Kondisi banjir pasokan ini akhirnya mendorong banyak petani durian untuk memutar otak dan mencari cara alternatif demi menjangkau konsumen. Mulai dari melakukan siaran langsung (live streaming) di TikTok, penjualan langsung, membuka tur wisata kebun, hingga menyediakan paket prasmanan atau buffet durian.

Para pelaku industri memproyeksikan bahwa harga durian di Malaysia akan terus berada di bawah tekanan sepanjang musim panen Juni hingga Agustus ini, sebelum akhirnya pulih secara bertahap.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Tim Iran tidak nyanyikan lagu kebangsaannya jelang lawan Inggris
NewsSepakbola

Hadapi Mesir, Timnas Iran Boleh Menginap 2 Hari Sebelum Pertandingan

POPULARITAS.COM – Amerika Serikat akan melonggarkan pembatasan perjalanan yang diberlakukan untuk tim...

News

Tinjau Huntap di Aceh, Kepala BNPB Ingin Kualitas Bangunan Terus Disempurnakan

POPULARITAS.COM – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto meninjau...

EkonomiNews

Menghemat Biaya, Peternak Unggas di Aceh Besar Olah Sampah Kelapa Jadi Pakan

POPULARITAS.COM – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui unit usahanya, PT...

News

Pemerintah Rampungkan Perbaikan Huntara yang Rusak Akibat Angin Kencang di Aceh Utara

POPULARITAS.COM –  Pemerintah telah menangani kerusakan Hunian Sementara (Huntara) akibat bencana angin...