POPULARITAS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banda Aceh memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif untuk mendukung program nasional berupa ketahanan pangan.
Kepala Lapas Kelas IIA Banda Aceh Akhmad Heru Setiawan, mengatakan program ketahanan pangan yang dilaksanakan dengan memanfaatkan kolam untuk budi daya perikanan darat.
“Kami memanfaatkan lahan tidur atau tidak terpakai menjadi lahan produktif dengan membudidayakan perikanan. Pemanfaatan lahan tidur tersebut dalam rangka mendukung ketahanan pangan yang merupakan program nasional,” kata Akhmad Heru Setiawan, mengutip Antara, Sabtu (29/8/2026).
Ia mengatakan pemanfaatan lahan tersebut dimulai dari proses persiapan kolam. Kemudian, penyebaran benih ikan nila kurang lebih 4.000 ekor, pemberian pakan, dan pengawasan pertumbuhan.
Menurut dia, pengelolaan lahan tersebut dengan melibatkan warga binaan. Pelibatan warga binaan merupakan bagian dari program pembinaan dan kemandirian perikanan.
“Warga binaan yang terlibat dalam program tersebut diberi keterampilan dan mendapatkan pengalaman langsung mengelola budi daya perikanan,” kata Akhmad Heru Setiawan.
Selain meningkatkan keterampilan, kata dia, pengelolaan budi daya perikanan tersebut juga menjadi media pembelajaran untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan.
“Dengan terlibat langsung dalam proses budi daya perikanan, warga binaan dapat mengembangkan potensi diri dan memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat ketika kembali ke tengah masyarakat atau reintegrasi sosial,” katanya.
Sarana pembinaan kemandirian, kata dia, program budi daya perikanan tersebut juga mendukung ketersediaan pangan perikanan warga binaan pemasyarakatan Lapas banda Aceh.
“Melalui pemanfaatan sumber daya yang tersedia, Lapas Kelas IIA Banda Aceh berkomitmen berupaya menghadirkan lingkungan tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga sebagai sarana berkarya, dan terampil serta dapat menghasilkan sesuatu hal bernilai positif,” kata Akhmad Heru Setiawan.









Leave a comment