Home News Menteri PU Bantah Mutasi Pegawai Terkait Surat Dinas ke AS
NewsPolitik

Menteri PU Bantah Mutasi Pegawai Terkait Surat Dinas ke AS

Share
Menteri PU Dody Hanggodo. Foto: HO | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo membantah kabar yang mengaitkan mutasi pegawai Kementerian PU dengan polemik surat perjalanan dinasnya ke Amerika Serikat (AS) yang sempat viral di media sosial. Menurut Dody, mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan tidak memiliki hubungan dengan isu tersebut.

Dody mengakui memang terdapat mutasi pejabat di lingkungan Kementerian PU. Namun, ia menegaskan narasi yang menyebut mutasi dilakukan sebagai dampak dari bocornya surat perjalanan dinas ke Amerika Serikat tidak benar.

Enggak ada,” tegas Dody di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Menurut Dody, rotasi maupun mutasi pegawai merupakan hal yang lazim dilakukan dalam organisasi sebesar Kementerian PU yang memiliki puluhan ribu aparatur.

“Mutasi kan biasa saja. Orang pegawai gue saja 38.600, masa enggak boleh mutasi?” ungkap Dody.

Sebelumnya, beredar narasi di media sosial yang menyebut Menteri PU Dody Hanggodo telah melakukan mutasi dan demosi terhadap ratusan pegawai selama masa kepemimpinannya. Informasi tersebut kemudian dikaitkan dengan polemik surat perjalanan dinas ke New York yang sempat menjadi perhatian publik.

Salah satu unggahan di platform X menyebut sebanyak 114 pegawai mengalami mutasi maupun demosi sejak Dody menjabat sebagai menteri PU.

“(Sebanyak) 114 pegawai yang terkena mutasi-demosi selama Menteri PU Dody Hanggodo menjabat dari tahun Oktober 2024-Juni 2026,” tulis akun X @bilxxx.

Namun, Dody menegaskan informasi yang menghubungkan mutasi tersebut dengan kebocoran surat perjalanan dinas tidak sesuai fakta.

Surat perjalanan dinas menteri PU ke Amerika Serikat sebelumnya menjadi sorotan setelah beredar luas di media sosial. Dokumen tersebut memuat nama istri dan anak menteri PU dalam proses pengurusan visa sehingga memunculkan dugaan penggunaan anggaran negara untuk kepentingan keluarga.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian PU telah menegaskan bahwa keberangkatan anggota keluarga, apabila ikut dalam perjalanan tersebut, tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Sekretaris Jenderal Kementerian PU Apri Artoto menjelaskan surat yang beredar merupakan dokumen administrasi yang digunakan dalam proses pengajuan visa melalui Kementerian Luar Negeri.

“Kalau memang terjadi ada pemberangkatan dari anggota keluarga, pembiayaan akan menggunakan dana pribadi,” kata Apri di Kementerian PU, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026) lalu.

Apri menambahkan, nama Irma Hermawati dan Aurellia Tsabitha Meidirama dicantumkan dalam dokumen sebagai bagian dari mekanisme administrasi pengajuan visa.

Menurutnya, pencantuman anggota keluarga dalam satu berkas bertujuan mempermudah proses pengurusan dokumen perjalanan dan tidak berkaitan dengan pembiayaan menggunakan uang negara.

Sementara itu, setelah polemik surat perjalanan dinas tersebut menjadi perhatian publik, Menteri PU Dody Hanggodo memutuskan membatalkan rencana kunjungan dinasnya ke Amerika Serikat.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Daftar Destinasi Wisata di NTT yang Masih Tutup Pascagempa

POPULARITAS.COM – Kementerian Pariwisata mengungkapkan sejumlah destinasi wisata di Nusa Tenggara Timur...

News

Manfaatkan Lahan Tidur, Lapas Banda Aceh Gerakkan Program Ketahanan Pangan

POPULARITAS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banda Aceh memanfaatkan lahan tidur...

KesehatanNews

Ini Cara Tepat Mengonsumsi Chia Seed

POPULARITAS.COM – Belakangan ini, biji chia atau chia seed semakin populer. Biji...

News

Kemlu RI Pastikan Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban Banjir Bandang Nepal-Tibet

POPULARITAS.COM – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan bahwa sejauh ini tidak...