POPULARITAS.COM – CV Sabe Jaya menangkan tender lanjutan pembangunan gedung MPP Pidie 2026. Perusahaan itu ditetapkan sebagai kontraktor, meski dengan penawaran harga tertinggi dari pagu 3,7 miliar yang dianggarkan untuk proyek tersebut.
Meski menempati urutan bontot dalam hasil perangkingan lelang dengan nilai penawaran Rp3,662 miliar, namun CV Sabe Jaya tetap dimenangkan dalam proyek tersebut. Harga tawaran yang diberikan perusahaan itu, hanya memotong 1 persen dari pagu Rp3,7 miliar yang tersedia pada anggaran 2026.
Tahun sebelumnya atau TA 2025, Pemkab Pidie telah alokasikan dana sebesar Rp 7,2 miliar untuk pekerjaan kontruksi itu yang ditempatkan pada DIPA Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) setempat, yang dikerjakan oleh PT. Graha Kontruksi Nusantra dengan dana bersumbet DOKA.
Kini di TA 2026 kembali dialokasi sebesar Rp 3,7 miliar yang ditempatkan pada DIPA Dinas PUPR Pidie. Jika diakumulasikan, total APBK Pidie yang “terkuras” untuk proyek tersebut capai Rp 10,8 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Pidie, Muntahar saat dikonfirmasi popularitas.com mengatakan, rekanan sudah mulai mengerjakan proyek tersebut. Namun untuk detailnya ia meminta mengkonfirmasi dengan Kabid Cipta Karya.
Kepala Bidang Cipta Karya, Yuswadi mengatakan, kontrak kerja proyek MPP itu berakhir sekira 15 Desember 2026.
Dengan nilai kontrak itu, CV. Sabe Jaya akan mengerjakan beberapa item pekerjaan, seperti halnya pemasangan ekterior Aluminium Composite Panel (ACP) atau pelapis dinding luar di beberapa titik, seperti halnya tiang dan sudut dinding. “Kegiatan luar pemasangan ACP eksterior dan tiga kanopi teras,” kata Yuswadi.
Tambahnya, selain itu, dari nilai kontrak, anggaran juga paling banyak terkuras untuk pemasangan instalasi Air Conditioner (AC) central atau pendingin. “Dua-dua item kegiatan tersebut termasuk besar anggarannya,” jelasnya.
Terdapat juga item pekerjaan lainnya pada proyek MPP dengan pagu Rp 3,7 miliar itu.










Leave a comment