POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem menyebutkan Aceh membutuhkan sekitar 200 ribu unit rumah untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah pada Rabu (26/11/2025).
“Saya rasa mungkin untuk sementara cukup, tapi untuk keseluruhan tidak cukup. Aceh saja mungkin lebih kurang 200 ribu orang, belum lagi Padang dan Sumatera Utara. Laporannya setiap hari terus bertambah,” kata Mualem, Minggu (21/12/2025).
Mualem mengatakan, sejumlah donatur telah menyatakan komitmennya untuk membantu pembangunan perumahan bagi penyintas bencana, baik dari unsur swasta maupun pemerintah.
“Salah satunya adalah Yayasan Buddha Tzu Chi yang berkomitmen membangun 1.000 unit rumah bagi warga korban banjir bandang di Aceh,” ujarnya.
Mualem menjelaskan, penanganan bencana di Aceh saat ini telah memasuki tahap kedua, yakni fokus pada pemulihan dan pembenahan infrastruktur di seluruh kabupaten dan kota terdampak.
Saat ini, kata Mualem, pemerintah memprioritaskan perbaikan jembatan dan jalan yang rusak atau terputus akibat bencana. Selain itu, pihaknya juga mulai membenahi rumah warga terdampak, baik melalui penyediaan hunian sementara maupun hunian permanen.
“Ini sudah tahap kedua, ingin menyempurnakan infrastruktur yang rusak atau putus,” ujarnya.
Mualem menegaskan, penanganan dan pemulihan pascabencana merupakan tanggung jawab bersama pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat.
Mualem berharap seluruh proses pemulihan dapat segera dipercepat agar masyarakat terdampak bisa kembali hidup layak.
“Pasti, itu tanggung jawab pemerintahan, baik kabupaten, provinsi, maupun pusat. Supaya cepat ditangani,” pungkasnya.









Leave a comment