POPULARITAS.COM –Gubernur Aceh Muzakkir Manaf atau Mualem merespons pengibaran bendera putih di sejumlah wilayah Aceh sebagai bentuk kekecewaan masyarakat atas lambannya penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda daerah tersebut selama tiga pekan terakhir.
“Kalau bendera putih kita artikan semua masuk menurut kacamata saya. Sebagai solidarity, sebagai rasa simpatisan dan rasa ingin dibantu,” kata Mualem saat menerima bantuan dari Kementan/Bapanas di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, Kamis (18/12/2025).
Mualem menyebutkan, pengibaran bendera putih justru menjadi sinyal bagi pihak lain, baik dari dalam negeri maupun luar negeri untuk turut memberikan perhatian terhadap kondisi Aceh pascabencana.
Mualem menegaskan, Pemerintah Aceh bersama pemerintah pusat terus berupaya menyalurkan bantuan dan menangani dampak bencana. Ia menepis anggapan bahwa pemerintah tinggal diam menghadapi situasi darurat tersebut.
“Bukan menyerah soalnya, dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat sedang menyalurkan, sedang mengupayakan,” ujarnya.
Mualem juga menyebutkan penanganan bencana membutuhkan waktu dan proses, terlebih bencana tersebut telah berlangsung selama 22 hari. Untuk itu, Mualem meminta masyarakat untuk bersabar dan saling memahami kondisi yang dihadapi.
“Pasti bersabar karena ini kejadian bukan di tangan manusia, kejadian ini di tangan tuhan. Jadi mau tak mau setiap musibah ini pasti ada hikmahnya,” pungkasnya.











Leave a comment