Home News Mualem, kali ketiga perpanjang fase tanggap darurat di Aceh
News

Mualem, kali ketiga perpanjang fase tanggap darurat di Aceh

Share
Mualem, kali ketiga perpanjang fase tanggap darurat di Aceh
Gubernur Aceh Muzakir Manaf saat bacakan keputusan perpanjangan masa tanggap darurat bencana di Aceh, Kamis 8 Januari 2026. FOTO : popularitas.com/Fauzan
Share

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi akibat banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah. Perpanjangan keempat ini berlaku selama 14 hari, mulai 9 Januari hingga 22 Januari 2026.

Keputusan perpanjangan fase tanggap darurat dengan status bencana provinsi itu, disampaikan oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem, Kamis (8/1/2026).

“Maka, saya selaku Gubernur Aceh menetapkan perpanjangan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh selama 14 hari, terhitung 9 sampai 22 Januari 2026,” kata Mualem.

Mualem menjelaskan, perpanjangan status tersebut dilakukan berdasarkan hasil koordinasi dengan Pemerintah Pusat serta Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia tertanggal 7 Januari 2026 tentang perpanjangan status tanggap darurat bencana di Provinsi Aceh. 

Selain itu, Mualem juga mempertimbangkan kondisi penanggulangan bencana, sebaran korban terdampak, serta fakta lapangan yang menunjukkan masih adanya wilayah terisolasi dan keterbatasan produksi logistik di sejumlah kabupaten/kota.

“Perpanjangan ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa pembersihan lingkungan, distribusi bantuan logistik, layanan kesehatan, dan perbaikan akses masyarakat dapat dilakukan lebih cepat, merata, dan terkoordinasi, termasuk ke gampong-gampong terdampak yang sulit dijangkau,” ujarnya.

Gubernur Aceh juga mengajak seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), pemerintah kabupaten/kota, TNI/Polri, relawan, dunia usaha, serta masyarakat untuk terus bekerja bersama mempercepat pemulihan pascabencana.

Mualem menekankan pentingnya percepatan pemulihan jalan dan jembatan agar konektivitas masyarakat kembali normal. 

Selain itu, Mualem meminta seluruh bupati dan wali kota di wilayah terdampak segera menyelesaikan penyusunan Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) paling lambat pada minggu ketiga Januari 2026.

“Dokumen tersebut menjadi dasar pemulihan dan pembangunan kembali Aceh secara lebih baik dan berketahanan,” katanya.

Kepada masyarakat Aceh yang terdampak bencana, Mualem menyampaikan empati dan dukungan penuh. Ia memastikan pemerintah akan terus hadir dan bekerja maksimal agar proses pemulihan berjalan optimal, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

4 Fakta Kasus Dugaan Korupsi BGN yang Menjerat Dadan Hindayana Cs

POPULARITAS.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan penyimpangan besar dalam tata kelola...

EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...