Home News Mualem minta pengangkatan jabatan eselon 3 dan 4 dilimpahkan ke kantor BKN Aceh
News

Mualem minta pengangkatan jabatan eselon 3 dan 4 dilimpahkan ke kantor BKN Aceh

Share
Mualem minta pengangkatan jabatan eselon 3 dan 4 dilimpahkan ke kantor BKN Aceh
Gubernur Aceh Muzakir Manaf saat berbincang dengan Kepala BKN RI Prof Zudan di Jakarta, Kamis (3/7/2025). FOTO : HO popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh Muzakir Manaf, didampingi Plt Sekda M Nasir, Kamis (3/7/2025), temui Prof Zudan Arif Fakrulloh Kepala Badan Kepegawaian Republik Indonesia di Jakarta. Pada perjumpaan itu, Mualem meminta percepatan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan penyederhanaan regulasi, yakni pemindahan kewenangan pengangkatan jabatan eselon 3 dan 4 di limpahkan ke Kantor BKN di Aceh.

“Kami di Pemerintah Aceh berpikir, salah satu penyederhanaan birokrasi, yakni pelimpahan kewenangan pengangkatan pejabat eselon 3 dan 4 dilakukan di kantor BKN di Aceh,” kata Mualem kepada Prof Zudan.

Menurut Mualem, untuk mempercepat penyelenggaraan pemerintahan daerah dan memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat, maka birokrasi harus dinamis, lincah, dan responsif.

Lebih lanjut, ia mengusulkan agar proses penugasan antarinstansi tidak lagi memerlukan prosedur administratif yang rumit, asalkan telah ada kesepakatan antara lembaga terkait. Hal ini sejalan dengan semangat PermenPANRB Nomor 62 Tahun 2020.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BKN, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, menyambut baik semua masukan yang disampaikan Pemerintah Aceh. Ia menegaskan bahwa BKN berperan sebagai pengelola sumber daya ASN secara nasional, dengan peran strategis seperti manajer SDM dalam organisasi.

“Kami ini HRD-nya ASN Indonesia. Tugas kami bukan hanya melindungi karier, tapi juga mendorong kompetensi, kinerja, dan integritas ASN agar selaras dengan visi Presiden dan kepala daerah,” ujar Zudan.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya siap mendorong berbagai kebijakan afirmatif yang berpihak kepada daerah, termasuk Aceh, selama sesuai dengan regulasi nasional.

“Aceh memiliki karakteristik tersendiri. Kami mendengar, memahami, dan siap memfasilitasi aspirasi daerah sepanjang sejalan dengan prinsip meritokrasi dan good governance,” tambah Zudan yang mengaku memiliki ikatan emosional dengan Aceh sejak sebelum tsunami.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
KesehatanNews

Kemenkes Ingatkan Bahaya Asap Karhutla, Anak-anak dan Ibu Hamil Rentan Terdampak

POPULARITAS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan...

NewsSepakbola

Persiraja Ditahan Imbang di Kandang

POPULARITAS.COM – Persiraja Banda Aceh harus puas berbagi poin setelah bermain imbang...

News

Sekjen PBB António Guterres Tiba di Indonesia untuk Bahas Isu Global

POPULARITAS.COM – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), António Guterres, tiba di...

News

Soroti Polemik Jilbab di Azerbaijan, Pengamat Ungkap Potensi Ekonomi Busana Muslim

POPULARITAS.COM – Industri jilbab dan busana Muslim atau modest fashion dinilai memiliki...