Home News Muslim Christchurch Masih Trauma Teror
News

Muslim Christchurch Masih Trauma Teror

Share
Ilustrasi pemakaman korban Christchurch | CNN
Share

JAKARTA (popularitas.com) – Empat pekan pascatragedi penembakan di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, komunitas Muslim setempat masih berjuang untuk melawan trauma dan rasa takut.

Masjid Al Noor dan masjid Linwood yang kembali dibuka untuk ibadah dan kegiatan keagamaan lain kini masih terlihat sepi, termasuk saat shalat Jumat pada Jumat, 12 April 2019.

“Mereka masih sangat ketakutan. Biasanya kami mengharapkan sekitar 100 jemaah yang datang saat shalat Jumat, tapi sekarang hanya sekitar 30 orang,” ujar Ibrahim Abdelhalim, imam masjid Linwood kepada AFP.

Abdelhalim menambahkan, banyak jemaah yang sebenarnya ingin kembali mengikuti shalat di masjid, tetapi mereka mengaku masih kerap mengalami kilas balik.

“Banyak jemaah yang ingin kembali ke masjid masih mengalami kilas balik dan itu tidak baik,” ujarnya.

Kepolisian Selandia Baru telah mengeluarkan pernyataan yang mengatakan tingkat ancaman nasional masih “tetap tinggi” sebulan pascapenembakan meski pelaku yang diduga bertindak seorang diri telah ditahan.

Kecemasan akan tingkat keamanan tersebut juga berdampak pada lokasi yang akan menggelar perayaan Hari Anzac, peringatan nasional untuk warga Selandia Baru dan Australia yang bertugas dalam perang dan operasi menjaga perdamaian.

“Di Auckland, misalnya, hanya 26 tempat yang menggelar peringatan Hari Anzac tahun ini. Jumlah itu menurun drastis dibandingkan tahun lalu yang hampir mencapai 90 lokasi.”

“Tapi hal itu justru lebih baik karena akan memudahkan petugas polisi dalam menjaga keamanan publik,” ujar Komandan Polisi Auckland Karyn Malthus.

Meski demikian, ditambahkan Karyn, tidak ada informasi tentang ancaman khusus terhadap perayaan Anzac Day yang akan diperingati pada 25 April.

Aksi teror yang dilakukan seorang pria bersenjata berusia 28 tahun terjadi di dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru, pada 15 Maret.

Pelaku teror melepaskan tembakan ke arah jemaah ibadah shalat Jumat yang digelar di masjid Al Noor dan Linwood, menewaskan total 50 orang dan melukai puluhan lainnya.
Tersangka pelaku telah ditahan dan menghadapi 50 tuduhan pembunuhan dan 39 percobaan pembunuhan.*

Sumber: Kompas.com

Share
Tulisan Terkait
News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...

News

Bupati Pidie Alokasikan Anggaran Rp125,6 M Untuk Gaji Tenaga PPPK-PW

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie, telah mengalokasikan anggaran dana sebesar ratusan miliar rupiah...

EdukasiNews

Peringati Hardikda Aceh, Rektor USK Tegaskan Pendidikan Bukan Hanya Mengejar Angka dan Prestasi

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Mirza Tabrani, mengingatkan agar pendidikan...

News

Serapan TKD Bencana Sangat Rendah, Bupati Pidie Jaya Murka

POPULARITAS.COM – Serapan anggaran recovery pasca bencana Hidrometeorologi Pidie Jaya bersumber dana...