Home News Newcastle resmi milik BUMN Arab Saudi
News

Newcastle resmi milik BUMN Arab Saudi

Share
Newcastle resmi milik BUMN Arab Saudi
Penyerang sekaligus kapten Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang (kiri) mencetak gol kedua timnya ke gawang Newcastle United dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion St. James' Park, Newcastle, Inggris, Minggu (2/5/2021). (ANTARA/REUTERS/POOL/Lindsey Parnaby)
Share

POPULARITAS.COM – Newcastle United telah resmi dibeli konsorsium asal Arab Saudi, Public Investment Fund (PIF), ungkap klub Liga Premier Inggris tersebut dalam sebuah pernyataan pada Kamis (7/10).

“Setelah selesainya Tes Pemilik dan Direktur Liga Premier Inggris, klub telah dijual ke konsorsium dengan segera,” kata Liga Premier Inggris dalam situs resmi mereka yang dikutip Reuters.

Konsorsium itu sendiri milik Putra Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman. Setelah gagal pada tahun 2020 lalu, PIF berhasil mengambil alih kepemilikan Newcastle.

PIF sebelumnya telah mengumumkan bahwa mereka menawarkan 305 juta poundsterling (sekitar Rp5,89 triliun) untuk membeli klub timur laut tersebut dari pengusaha asal Inggris Mike Ashley pada 9 April 2020.

Namun, kesepakatan itu gagal diwujudkan pada Juli 2020 di tengah pengawasan dari Liga Premier Inggris, yang mendapat tekanan untuk menghentikan penjualan Newcastle karena kekhawatiran atas dugaan pembajakan siaran di Arab Saudi.

“Liga Premier Inggris, Newcastle United, dan St James Holdings Limited hari ini telah menyelesaikan sengketa pengambilalihan klub oleh konsorsium PIF, PCP Capital Partners dan RB Sports & Media,” tambah pihak Liga Inggris.

“Sengketa hukum tersebut terkait entitas mana yang akan memiliki dan/atau memiliki kemampuan untuk mengendalikan klub setelah pengambilalihan.”

“Liga Premier sekarang telah menerima jaminan yang mengikat secara hukum bahwa Kerajaan Arab Saudi tidak akan mengendalikan Klub Sepak Bola Newcastle United.”

Perselisihan tersebut melibatkan beIN Sports milik Qatar, pemegang hak siar Liga Premier Inggris di Timur Tengah, yang telah dilarang beroperasi di Arab Saudi.

Arab Saudi mencabut larangan itu pada Rabu demi mempercepat kesepakatan tersebut tercapai.

Editor : Hendro Saky

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

POPULARITAS.COM – Polemik pengelolaan gas di Wilayah Kerja South Andaman oleh Mubadala...

News

Terjebak di Area Bekas Karhutla, 2 Orang Utan di Sampit Dievakuasi

POPULARITAS.COM – Dua orang utan berhasil diselamatkan tim gabungan Balai Konservasi Sumber...

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi
News

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri rapat koordinasi bersama Gubernur Aceh...

News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...