Home News Optimalisasi Lahan Terdampak Bencana di Pidie Capai 90 Persen
News

Optimalisasi Lahan Terdampak Bencana di Pidie Capai 90 Persen

Share
Optimalisasi Lahan Terdampak Bencana di Pidie Capai 90 Persen. Foto : HO | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Kabupaten Pidie menyebutkan realisasi program optimalisasi lahan terdampak bencana hidrometeorologi akhir November 2025 di kabupaten Pidie sudah mencapai 90 persen.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Distanpan Kabupaten Pidie Iskandariah kepada Antara, mengatakan program optimalisasi lahan tersebut merupakan bantuan Kementerian Pertanian terhadap lahan persawahan terdampak bencana.

“Ada seluas 287 hektare areal persawahan terdampak bencana banjir yang masuk program optimalisasi dari Kementerian Pertanian. Dari 287 hektare sawah tersebut, realisasinya sudah mencapai 90 persen,” kata Iskandariah, Sabtu (12/9/2026).

Iskandariah menyebutkan ada ratusan hektare sawah masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi akhir November 2025. Ratusan hektare sawah tersebut terdiri 287 hektare rusak ringan, 120 hektare rusak sedang, dam 95 hektare rusak berat.

Seluas 287 hektare sawah rusak ringan tersebut, kata dia, masuk program optimalisasi. Program optimalisasi juga meliputi rehabilitasi jaringan irigasi yang mengalami kerusakan ringan akibat bencana hidrometeorologi.

“Bantuan optimalisasi lahan pertanian tersebut diberikan langsung kepada kelompok tani. Lahan yang dioptimalisasi kelompok tani tersebut masing-masing berkisar 10 hingga 20 hektare,” kata Iskandariah.

Terkait pemulihan areal persawahan rusak berat akibat bencana, Iskandariah menyebutkan luasnya mencapai 95 hektare tersebar di beberapa titik di Kabupaten Pidie.

“Sawah rusak berat tersebut di antaranya 20 hektare di Blang Pandak, Kecamatan Tangse dan 11 hektare di Tiro. Saat ini, dua titik sawah rusak berat tersebut ditangani Satgas PRR dan sekarang sudah ada alat berat yang menanganinya,” katanya.

Secara umum, kata dia, pemulihan sawah terdampak bencana sudah berjalan dengan baik. Areal persawahan di beberapa titik sudah ditanami dan ada yang sudah panen dengan hasil cukup baik.

“Kami juga mendorong petani yang sawahnya rusak ringan menangani sendiri, sehingga pemulihan sektor pertanian pascabencana di Kabupaten Pidie dapat dipercepat,” pungkas Iskandariah.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Deviasi Realisasi APBA Masih 7,91 Persen, Abang Samalanga Warning Plt Sekda Aceh

POPULARITAS.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli, mengingatkan Sekretaris Daerah...

News

Teror Mencekam Makhluk Misterius di Film Korea Hope

POPULARITAS.COM – Sutradara kenamaan asal Korea Selatan Na Hong-jin kembali menghadirkan karya...

News

Satgas PRR : Cuaca dan Akses Jadi Kendala Penanganan Rehab-Rekon Aceh

POPULARITAS.COM – Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Kemendagri menyatakan...

News

Membaca Tanda Seru di Pesan Perempuan, Makna dan Cara Redam Konflik

POPULARITAS.COM – Penggunaan tanda seru dalam pesan singkat kerap dianggap sekadar ekspresi...