Home Ekonomi Orang Kaya Indonesia Taruh Harta di Negara Surga Pajak Rugikan Kaum Papa
Ekonomi

Orang Kaya Indonesia Taruh Harta di Negara Surga Pajak Rugikan Kaum Papa

Share
Share

Konsorsium Wartawan Investigasi Internasional (The International Consortium of Investigative Journalists/ICIJ) merilis dokumen bertajuk Paradise Papers. Dokumen tersebut berisi investigasi pembongkaran skema penghindaran pajak yang dimainkan oleh miliuner dan perusahaan dengan reputasi global.

Beberapa orang Indonesia tercatat dalam dokumen rahasia tersebut diantaranya Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Koordinator Nasional Publish What You Pay (PWYP) Indonesia, Maryati Abdullah, mengatakan penghindaran pajak dengan menempatkan kekayaan pada negara dengan tarif pajak rendah merupakan kejahatan moral. Pungutan pajak tersebut seharusnya dapat digunakan untuk pembangunan dalam negeri.

“Kami menilai itu sebuah kejahatan moral. Lagi-lagi yang dirugikan orang miskin, mereka bayar pajak, dipungut di dalam negeri. Orang kaya yang seharusnya bayar pajak lebih besar, malah menempatkan dananya di luar negeri,” ujar Maryati di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (11/11/2017).

Maryati mengatakan, pemerintah harus terus mengusut tuntas hasil temuan dokumen surga. Hal tersebut demi memberi keadilan bagi masyarakat. “Sekarang sudah ada temuan, paradise papers. Pemerintah tinggal melanjutkan langkah apa selanjutnya. Jangan didiamkan kemudian berlalu begitu saja,” jelasnya.

Maryati menambahkan, hasil temuan dokumen surga merupakan kesempatan bagi pemerintah mengembalikan kepercayaan rakyat kepada pemerintah dalam mengelola perpajakan. Sehingga, orang kaya dan berkuasa diharapkan dapat membayar pajak sesuai porsi yang telah ditetapkan.

“Jadi sebenarnya bukan hanya mengembalikan keadilan. Tapi hal ini juga dapat meningkatkan dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Dirjen pajak, bagaimana orang kaya membayar pajak sesuai proporsi.”[acl]

Sumber : merdeka.com

Share
Tulisan Terkait
LSM Antikorupsi MaTA duga ada kebocoran pada retribusi alat berat di Pidie Jaya
EkonomiNews

MaTA Desak Pertamina Buka Data Pasokan BBM ke SPBU Secara Transparan

POPULARITAS.COM – Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) mendesak Pertamina meningkatkan transparansi tata kelola...

EkonomiNews

Ditopang 23% Sektor Usaha Berkelanjutan, Kinerja Pembiayaan BSI Solid

POPULARITAS.COM –  Kinerja pembiayaan PT Bank Syariah Indonesia (persero) Tbk (BSI) pada...

EkonomiNews

Harga BBM Pertamina Resmi Turun, Cek Pertalite hingga Pertamax Hari Ini 17 Juli 2026

POPULARITAS.COM – Harga BBM Pertamina di Juli 2026 resmi turun. Harga BBM...

EkonomiNews

Kopdes Merah Putih Bakal Dapat Dana Rp 240 T dari Purbaya

POPULARITAS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Himpunan Bank Milik Negara...