POPULARITAS.COM – Seorang pedagang takjil buka puasa di Kawasan Ateuk Pahlawan viral medsos karena menolak uang lapak. Perempuan yang menjual aneka berbuka puasa tersebut merasa dirinya dipungli.
Dalam video sebuah akun Tiktok @sofiadefirst02, seorang pedagang takjil di Ateuk Pahlawan Banda Aceh mengaku resah dengan biaya retribusi tersebut apalagi saat ini dagangannya sulit laku. Kalau laku pun menyenangkan per 1 kue yang terjual Rp 200.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menegaskan jika ada pengutipan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, maka itu merupakan pungutan liar (pungli).
Illiza juga meminta masyarakat untuk dapat membedakan antara retribusi resmi yang dikelola pemerintah dengan pungutan ilegal. “Kita berharap masyarakat betul-betul bisa membedakan mana yang dilakukan oleh pemerintah secara resmi. Tapi selama ini, kami juga melihat banyak retribusi resmi pun dipalsukan,” kata Illiza di Banda Aceh, Senin, 10 Maret 2025.
Illiza mengatakan, pihaknya berjanji akan melakukan penertiban dan koordinasi dengan dinas terkait, pemerintah kampung, serta kecamatan guna memastikan hal serupa tidak terulang.
Selain itu, Illiza mengimbau agar pedagang takjil buka puasa mengenali petugas resmi yang melakukan pemungutan dengan ciri-ciri seperti surat tugas resmi, identitas yang jelas. “Serta penggunaan seragam dan tanda pengenal dari pemerintah kota,” pungkasnya.









Leave a comment