Home News Pemerintah Aceh klarifikasi pernyataan Menteri ESDM Bahlil 97 persen kelistrikan pulih pasca banjir
News

Pemerintah Aceh klarifikasi pernyataan Menteri ESDM Bahlil 97 persen kelistrikan pulih pasca banjir

Share
Pemerintah Aceh umumkan tiga nama hasil seleksi untuk jabatan eselon II, berikut daftarnya
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA. Foto: Popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh klarifikasi pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, yang sampaikan laporan kepada Presiden Prabowo bahwa kelistrikan di Aceh sudah pulih 97 persen. Bahwa, hingga, Senin 8 Desember 2025, kondisinya belum seperti yang digambarkan oleh Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Klarifikasi itu disampaikan oleh Juru Bicara Partai Aceh Muhammad MTA dalam keterangannya, Senin (8/12/2025) di Banda Aceh. “Kami pikir ini penting diluruskan, demi kondusivitas ditengah-tengah masyarakat,” katanya.

Kata MTA, dari beberapa pertemuan antara pihaknya dengan PT PLN, saat ini potensi suplai listrik untuk seluruh Aceh, baru mencapai 70. Persen. Pun begitu di Banda Aceh, kondisi kelistrikan baru mencapai 35-40 persen menyala.

Namun, jika sistem kelistrikan di Arun bisa selesai hari itu atau besok, maka sangat dimungkinkan di Banda Aceh bisa menyala 100 persen. “Itu informasi yang kita dapatkan dari petugas PLN,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah daerah yang terparah dampak kerusakan jaringan PLN, seperti di Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Aceh Utara, kondisi kelistrikan baru mencapai angka dibawah 40 persen. Sementara di Lhokseumawe sudah 75 persen dan Barat Selatan Aceh sudah 70 persen hingga 80 persen.

Masih kata MTA, kekeliruan yang disampaikan oleh Menteri ESDM Bahlil tersebut, hendaknya tak akibat kekecewaan ditengah masyarakat dan bahkan hingga hujatan kepada petugas PLN yang saat ini terus berjibaku menormalkan kembali kelistrikan di Aceh pasca bencana.

“Ada lebih dari 1.000 orang petugas PLN dari seluruh Indonesia yang didatangkan ke Aceh untuk pulihkan jaringan listrik,” sebutnya.

Oleh karna itu, Kami berharap, semua pihak harus sangat berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan terkait kebijakan publik apalagi ditengah bencana yang berpengaruh besar terhadap psikologi masyarakat korban dan trush terhadap pemerintahan, demikian MTA.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Misi Dagang Aceh-Jatim Catat Transaksi Rp1,079 Triliun

POPULARITAS.COM  – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) menyambut baik pelaksanaan misi...

InternasionalNews

Eksekusi Mati Pezina di Tanah Suci, Hubungan Saudi dan Bangladesh Memanas

POPULARITAS.COM –  Hubungan bilateral Bangladesh dan Kerajaan Arab Saudi tengah diuji. Baru-baru...

News

Satgas PRR Aceh Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana di Berbagai Sektor Strategis

POPULARITAS.COM –  Pemerintah menegaskan akan terus mengoptimalkan upaya percepatan pemulihan Aceh pascabencana...

News

3 Hal yang Disampaikan Sekjen PBB Saat Bertemu Prabowo

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)...