Home News Pemerintah: Pemakaman Jenazah PDP Pakai Protokol Corona
News

Pemerintah: Pemakaman Jenazah PDP Pakai Protokol Corona

Share
Mayoritas Pasien Covid-19 Meninggal Usia di Atas 60 Tahun
Pemakaman pasien virus corona. (Foto: Suara.com)
Share

JAKARTA (popularitas.com) – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyatakan seluruh pasien dalam pengawasan (PDP) maupun positif covid-19 yang meninggal dunia tetap dimakamkan dengan protokol pemakaman jenazah covid-19.

Artinya, kata Doni, jenazah pasien yang belum keluar hasil tes-nya pun tetap dibungkus plastik dan petugas yang menguburkan harus mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

“Dari penjelasan jubir pemerintah, Pak Yurianto, seluruh pasien covid dimakamkan secara covid sampai akhirnya hasil keluar baru bisa diputuskan jenazah statusnya covid atau non-covid,” ujar Doni saat jumpa pers melalui siaran langsung di akun Instagram Sekretariat Kabinet, Senin, 20 April 2020.

Berkaca dari pemakaman seorang pejabat pemerintah yang meninggal beberapa waktu lalu, kata Doni, hasil tesnya baru diketahui usai jenazah dimakamkan. Padahal saat itu jenazah tersebut dimakamkan dengan protokol pemakaman biasa. Sementara dari hasil tesnya yang diketahui belakangan menunjukkan positif covid-19.

“Untuk menghindari salah analisa atau salah ambil keputusan, maka semua pasien yang meninggal dunia diperlakukan sebagai pasien covid. Dan setelah ada hasilnya, Kemenkes baru bisa memutuskan pasien positif atau negatif,” katanya.

Pasien meninggal dengan status positif covid-19, lanjut Doni, akan masuk dalam pendataan jumlah pasien meninggal secara nasional di Kemenkes.

“Jadi, protokol covid bagi yang dimakamkan, selama belum ada kepastian tes dinas kesehatan daerah, pasien itu tetap diberikan status pasien covid,” ucap Doni.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19 Achmad Yurianto sebelumnya juga telah mengingatkan bahwa protokol pemakaman jenazah covid-19 sama dengan pasien meninggal karena penyakit menular HIV AIDS dan Ebola.

Yuri mengatakan protokol pemakanan khusus diperlukan untuk memastikan tidak ada cairan keluar dari jenazah ke lingkungan sekitar. Untuk itu jenazah harus dibungkus plastik dan diberi antiseptik.

Sumber: CNN

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Abu Doto Berpulang

POPULARITAS.COM – Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah atau Abu Doto meninggal dunia...

News

Pemerintah Aceh Prihatin atas Insiden di KMP Aceh Hebat 2

‎‎POPULARITAS.COM –  Pemerintah Aceh menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas insiden yang...

HukumNews

Kemenkum Aceh Desak Bener Meriah Bikin Qanun Perlindungan Alpukat hingga Gula Enau

POPULARITAS.COM –  Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Aceh mendesak Pemerintah Kabupaten...

Lantik Kepengurusan JMSI Aceh 2025-2030, Bang Hendri : Konstituen Dewan Pers paling rapi
News

Lantik Kepengurusan JMSI Aceh 2025-2030, Bang Hendri : Konstituen Dewan Pers paling rapi

POPULARITAS.COM – Ketua Dewan Pakar Hendri CH Bangun, lantik Kepengurusan Pengurus Daerah...