Home News Pemkab Pidie Usulkan Empat Desa Masuk Program Kampung Nelayan
News

Pemkab Pidie Usulkan Empat Desa Masuk Program Kampung Nelayan

Share
Share

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie, melalui Dinas Kelautan Perikanan mengusulkan empat desa atau gampong masuk program nasional kampung nelayan.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Pengelolaan TPI Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pidie Ady Rizka yang dihubungi dari Banda Aceh, mengatakan empat desa yang diusulkan masuk program kampung nelayan semuanya berada di kawasan pesisir.

“Ada empat desa diusulkan masuk program kampung nelayan yakni masing-masing satu desa di Kecamatan Kota Sigli dan Kecamatan Batee serta dua desa di Kecamatan Kembang Tanjong,” kata Ady Rizka, seperti dilansir Antara, Jumat (24/4/2026).

Adapun empat desa tersebut yakni Gampong Kuala Pidie di Kecamatan Kota Sigli, Gampong Pasie Brandeh di Kecamatan Batee, serta Gampong Jeumeurang dan Gampong Tanjong Krueng di Kecamatan Kembang Tanjong.

“Empat desa tersebut berada di kawasan pesisir Kabupaten Pidie. Mayoritas masyarakat di empat desa tersebut nelayan. Kami berharap usulan empat desa tersebut masuk program kampung nelayan terealisasi,” katanya.

Ady Rizka menyebutkan tim Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) RI sudah mengunjungi lahan untuk program kampung nelayan di empat desa tersebut. Dalam kunjungan tersebut, tim KKP juga memverifikasi lahan di empat desa atau gampong tersebut.

Selain itu, kata dia, tim KKP RI juga mengambil data program pengembangan apa yang cocok di masing-masing desa tersebut. Termasuk mengumpulkan aspirasi nelayan di masing-masing desa pesisir tersebut.

Menurut Ady Rizka, yang menentukan program kampung nelayan di empat desa tersebut adalah Kementerian Kelautan Perikanan RI. Pemerintah daerah sifatnya berkoordinasi dan memberikan pendampingan.

“Kalau kami pemerintah daerah, tentu menginginkan pembangunan yang terintegrasi seperti pembangunan dermaga pendaratan ikan, alat tangkap modern, maupun lainnya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan,” kata Ady Rizka.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...