Home Hukum Pengirim 24,6 kg ganja jaringan Aceh-Jakarta ditangkap
HukumNews

Pengirim 24,6 kg ganja jaringan Aceh-Jakarta ditangkap

Share
Polda Sumut gagalkan peredaran ganja dari Aceh
Petugas memusnahkan ganja di pegunungan Aceh Besar. FOTO: Muhammad Fadhil/popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Satresnarkoba Polresta Banda Aceh menangkap dua pengirim narkotika jenis ganja seberat 24,6 kilogram (kg) jaringan Aceh-Banten dan Jakarta melalui salah satu ekspedisi pengiriman di Banda Aceh.

“Kita telah menangkap tersangka HD (30) dan RM alias Gam Rusa (41). Keduanya bertindak sebagai perantara dan pengirim 24,6 kg ganja tersebut,” kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol. Fahmi Irwan Ramli melalui Kasat Narkoba AKP Ferdian Chandra, dikutip dari laman Antara, Selasa (27/6/2023).

Perwira pertama Polri itu menjelaskan, berdasarkan pengakuan tersangka, mereka sudah lima kali mengirimkan barang haram tersebut melalui ekspedisi dengan tiga TKP berbeda.

Dimana, TKP pertama pada hari Minggu (30/4/2023) sekitar pukul 17.30 WIB di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Kecamatan Blang Bintang melalui jasa ekspedisi.

Lalu, pada Senin (15/5/2023) sekira pukul 10.00 WIB di kantor ekspedisi di kawasan Ulee Kareng, dan Selasa (6/6/2023) sekitar pukul 10.00 WIB di kantor ekspedisi kawasan Lamnyong, Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh.

“Di TKP pertama itu ganja yang dikirim seberat 4,5 kg, TKP kedua 12,7 kg, dan TKP ketiga 6 kg. Total 24,6 kg ganja mereka kirim melalui jasa ekspedisi,” ujarnya.

Ferdian menyampaikan, kedua tersangka mengaku bahwa ganja tersebut dikirim ke tempat tujuan yaitu Banten dan Jakarta Barat. Motifnya hanya untuk mendapatkan uang.

Kata Ferdian, dari pengakuan kedua tersangka, mereka memperoleh keuntungan dari mengirimkan narkotika jenis ganja tersebut yaitu berupa uang sebesar Rp1 juta. Dimana masing-masing mendapatkan upah Rp500 ribu.

Ia menuturkan, tersangka juga pernah mengirimkan paket narkotika jenis ganja tersebut melalui jasa ekspedisi sebanyak lima kali, tiga kali gagal terkirim (berhasil ditangkap) dan dua kali sebelumnya berhasil tiba ke tempat tujuan.

“Sementara untuk barang tersebut mereka dapat dari SP yang juga berasal Lamteuba, dan saat ini telah menjadi DPO (daftar pencarian orang),” kata Ferdian.

Akibat perbuatannya kedua tersangka melanggar pasal 115 ayat 2 Sub Pasal 114 Ayat 2 Sub Pasal 111 Ayat 2 dari UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Kedua pelaku terancam dihukum pidana mati, penjara seumur hidup atau paling singkat enam tahun kurungan.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Misi Dagang Aceh-Jatim Catat Transaksi Rp1,079 Triliun

POPULARITAS.COM  – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) menyambut baik pelaksanaan misi...

InternasionalNews

Eksekusi Mati Pezina di Tanah Suci, Hubungan Saudi dan Bangladesh Memanas

POPULARITAS.COM –  Hubungan bilateral Bangladesh dan Kerajaan Arab Saudi tengah diuji. Baru-baru...

News

Satgas PRR Aceh Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana di Berbagai Sektor Strategis

POPULARITAS.COM –  Pemerintah menegaskan akan terus mengoptimalkan upaya percepatan pemulihan Aceh pascabencana...

News

3 Hal yang Disampaikan Sekjen PBB Saat Bertemu Prabowo

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)...