Home News Penonton mulai mengular di Stadion Manahan jelang penutupan APG 2022
News

Penonton mulai mengular di Stadion Manahan jelang penutupan APG 2022

Share
Penonton mulai mengular di Stadion Manahan jelang penutupan APG 2022
Antrean penonton pesta penutupan ASEAN Para Games 2022'di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (6/8/2022). (ANTARA/Zuhdiar Laeis)
Share

POPULARITAS.COM – Antrean penonton mulai terlihat mengular di kawasan Stadion Manahan, Solo, Sabtu (6/8/2022), menjelang penutupan ajang ASEAN Para Games 2022, pesta olahraga terbesar bagi para atlet difabel se-Asia Tenggara.

Para petugas, termasuk Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mulai bersiaga di sejumlah titik masuk penonton di Stadion Manahan.

“Mohon diperhatikan. Penonton tidak diperbolehkan membawa minuman, hand sanitizer, rokok, vape, korek api, powerbank,” terdengar lantang imbauan petugas dari pengeras suara di lapangan.

Penonton, kebanyakan anak-anak muda mengantre dengan tertib dan menunggu giliran diperiksa petugas sebelum masuk ke stadion.

Untuk menyaksikan penutupan APG 2022, masyarakat memang digratiskan tiketnya, tetapi harus mendaftar dulu di Instagram ASEAN Para Games Solo 2022 (@aseanpg2022).

Setelah mendaftar, mereka harus menukarkan ke tiket di loket-loket penukaran yang sudah disediakan.

Penutupan ASEAN Para Games 2022 dihadiri sekitar 10.000 orang. Panitia pelaksana mengurangi kapasitas penonton untuk masyarakat umum.

Saat pembukaan, tiket bagi umum berjumlah 4.500 tiket, kini hanya dibagikan 2.000 tiket saja.

Pada upacara penutupan APG 2022 di Stadion Manahan, Solo, dilakukan pengamanan berlapis. Pemeriksaan dilakukan mulai dari gerbang terluar hingga pintu masuk di dalam area stadion.

Presiden RI Joko Widodo direncanakan menutup perhelatan olahraga dua tahunan itu, dihadiri sejumlah jajaran pejabat negara.

Kontingen Indonesia menjadi juara umum ASEAN Para Games 2022 setelah mengumpulkan medali terbanyak dengan total 177 emas, 141 perak, 110 perunggu.

Hasil ini mengulang pencapaian Indonesia dalam pesta olahraga terbesar untuk atlet disabilitas di Asia Tenggara edisi sebelumnya pada 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Ketika itu, Indonesia juga menjadi juara umum setelah mengumpulkan 126 emas, 75 perak, 50 perunggu.

Secara keseluruhan, Indonesia tercatat tiga kali menjadi jawara setelah prestasi serupa juga terjadi di ASEAN Para Games 2014 di Naypyidaw, Myanmar. (ant)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Pemerintah Aceh Dorong Zakat dan Wakaf Jadi Penggerak Ekonomi Umat

POPULARITAS.COM — Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh Taufik mendorong zakat, infak,...

EkonomiNews

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

POPULARITAS.COM – Polemik pengelolaan gas di Wilayah Kerja South Andaman oleh Mubadala...

News

Terjebak di Area Bekas Karhutla, 2 Orang Utan di Sampit Dievakuasi

POPULARITAS.COM – Dua orang utan berhasil diselamatkan tim gabungan Balai Konservasi Sumber...

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi
News

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri rapat koordinasi bersama Gubernur Aceh...