Home News Perihnya Ramadan di Burkina Faso, Hanya Ada Air dan Kopi
NewsRamadan 1441 H

Perihnya Ramadan di Burkina Faso, Hanya Ada Air dan Kopi

Share
Perihnya Ramadhan di Burkina Faso, Hanya Ada Air dan Kopi. Warga di kamp pengungsian di Barsalogho di utara Burkina faso. (Foto: Al Jazeera)
Share

Untuk tetap melakukan pencegahan wabah, pemerintah setempat telah menutup berbagai pasar, salah satunya di Barsalogho. Alhasil, akses makanan bagi penduduk lokal dan pengungsi dirasa semakin sulit.

“Pemerintah harus membatasi gerakan untuk menahan penyebaran Covid-19,” kata direktur negara dan perwakilan WFP di Burkina Faso,David Bulman.

David tak menampik, ketika berbagai orang dibatasi pergerakannya, ekonomi di negara itu yang bergantung pada sektor informal sangat berdampak. Terlebih, ketika banyak warganya yang kini tak bekerja.

“Ada banyak orang di sini yang mendapatkan uang per hari, dan menggunakan penghasilannya untuk memberi makan keluarga. Jika tidak bisa bekerja, akan banyak keluarga kelaparan,” ujar dia.

Terpisah, di Kaya, yang merupakan salah satu kota di utara Burkina Faso, ada lebih dari 80 ribu pengungsi yang terdampak karena konflik. Bahkan, mayoritas dari mereka saat ini masih telantar dan mengandalkan bantuan warga.

“Saya selalu punya jus dan bubur dan untuk kue (yang terbuat dari millet, sorgum atau jagung) mengingat banyak orang yang datang,” kata Kepala dan pemimpin komunitas Sektor 6, Madiega Dianbende.

Dianbende menambahkan, meski kebanyakan warganya masih kesulitan, zakat di bulan suci masih dilakukan. Walaupun, jumlah tersebut ia nilai jauh dari cukup untuk membantu pengungsi.

“Sangat penting untuk berbagi, terutama di tahun ini. Ini hanya tentang memberikan apa yang kita bisa, uang makanan, dan apa pun. Penyakit ini telah mengubah segalanya. Mereka yang membawakan kami makanan sebelumnya juga semakin sedikit,” kata dia.

Sumber: Republika

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Komunitas pegiat sejarah dan budaya berduka, Piet Rusdi Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh meninggal dunia

POPULARITAS.COM – Komunitas pegiat sejarah dan budaya Aceh, Piet Rusdi meninggal dunia....

InternasionalNews

Pasar Saham Israel Bisa Merosot Tajam jika Netanyahu Terpilih Lagi

POPOULARITAS.COM – Pasar saham Israel berpotensi menghadapi tekanan jika Perdana Menteri Benjamin...

News

Sirkulasi Siklonik Terdeteksi di Utara Aceh, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi potensi pembentukan sirkulasi...

News

Polres Pidie Jaya gagalkan pengangkutan ilegal 290 liter solar subsidi

POPULARITAS.COM – Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie Jaya, menggagalkan pengangkutan ilegal...