Home Hukum Polres Aceh Timur selidiki kematian gajah di CRU Serbajadi
HukumNews

Polres Aceh Timur selidiki kematian gajah di CRU Serbajadi

Share
Kasus Gajah mati kepala dipenggal segera diadili di PN Aceh Timur
Ilustrasi. Petugas Forum Konservasi Leuser (FKL) mengabadikan bangkai gajah di lokasi tambat sekitar 500 meter dari Camp. CRU Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (9/6). (Foto Antara)
Share

IDI (popularitas.com) : Pihak kepolisian akan memeriksa petugas Conservation Respont Unit (CRU) Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, terkait matinya gajah jinak milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sabtu (9/6).

“Kami akan panggil seluruh petugas CRU untuk dimintai keterangan terkait dengan matinya gajah,” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Erwin S. Wilogo kepada wartawan di Idi, Minggu.

Dikatakan, sejak Sabtu, tim penyidik sudah melakukan identifikasi dan hari ini bersama Tim Medis BKSDA Aceh, juga masih melakukan otopsi.

Ia menyatakan, pemanggilan terhadap petugas CRU baik leader atau mahoet gajah bertujuan untuk memintai keterangan, karena mereka adalah petugas yang menjaga dan merawat gajah-gajah jinak di CRU Serbajadi.

“Termasuk gajah jantan usia 37 tahun yang mati akibat memakan racun diposisi 700 meter dari camp CRU Serbajadi,” kata Erwin.

Ia mengatakan, sejauh ini kepolisian sudah mengamankan barang bukti berupa sisa buah mangga dan pisang yang diduga bercampur racun. Penyidik akan melakukan uji laboratorium untuk memastikan jenis racun.

Untuk bagian dalam tubuh gajah seperti hati, usus, limpa, jantung dan kotoran, akan diuji laboratorium oleh Tim Medis Keswan BKSDA Aceh, yang telah melakukan otopsi terhadap bangkai gajah.

“Dalam pengungkapan kasus ini kita bersama Tim Keswan BKDSA Aceh akan menyelidiki kasus ini hingga tuntas,” kata Erwin.

Diberitakan sebelumnya, seekor gajah jantan berusia 37 tahun ditemukan mati sekitar 500 meter dari camp CRU Serbajadi, Sabtu (9/6) pagi.

Gajah tersebut ditambat, Jumat (8/6) sekira pukul 10.00 WIB. Gading gajah juga hilang sebelah. Diperkirakan, gajah jinak itu sengaja diracun untuk diambil gadingnya. (aceh.antaranews.com)

Share
Tulisan Terkait
News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...

News

Bupati Pidie Alokasikan Anggaran Rp125,6 M Untuk Gaji Tenaga PPPK-PW

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie, telah mengalokasikan anggaran dana sebesar ratusan miliar rupiah...

EdukasiNews

Peringati Hardikda Aceh, Rektor USK Tegaskan Pendidikan Bukan Hanya Mengejar Angka dan Prestasi

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Mirza Tabrani, mengingatkan agar pendidikan...

News

Serapan TKD Bencana Sangat Rendah, Bupati Pidie Jaya Murka

POPULARITAS.COM – Serapan anggaran recovery pasca bencana Hidrometeorologi Pidie Jaya bersumber dana...