Home News Polresta Banda Aceh rekontruksi pembunuhan Evi Marina oleh anak kandungnya 
News

Polresta Banda Aceh rekontruksi pembunuhan Evi Marina oleh anak kandungnya 

Share
Polresta Banda Aceh rekontruksi pembunuhan Evi Marina oleh anak kandungnya 
Pelaku yang tak lain merupakan anak kandung korban, ikut dihadirkan pada saat gelar rekonstruksi pembunuhan Eva Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Rabu (15/5/2024). FOTO : Humas Polresta Banda Aceh 
Share

POPULARITAS.COM – Proses hukum kasus pembunuhan Evi Marina Amaliati (53) yang terjadi di Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar pada Januari 2024 lalu masih terus bergulir.

Hari ini, Rabu (15/5/2024), penyidik Satreskrim Polresta Banda Aceh bersama Kejari Aceh Besar melakukan rekonstruksi atau reka ulang adegan atas kejadian tersebut.

Reka adegan itu juga dihadiri langsung oleh tersangka CNM (25) yang tak lain adalah anak kandung korban. Ia tampak hadir didampingi oleh kuasa hukumnya, termasuk pacar dan para saksi.

Namun, tersangka CNM tak melakukan langsung adegan itu. Perannya digantikan oleh penyidik yang merupakan seorang polisi wanita (polwan) yakni Bripka Delvia.

Setidaknya ada 17 adegan yang diperagakan, hingga ke tahap tersangka yang memukul kepala korban dengan menggunakan sebongkah baru di atas kasur.

“Rekonstruksi ini dilakukan sesuai dengan keterangan tersangka dan saksi-saksi,” ujar Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Banda Aceh, Ipda M Rizky Pratama Putra.

Selama kegiatan itu berjalan sekitar dua jam, pihaknya pun tak menemukan informasi terbaru. Artinya, semua adegan yang diperagakan telah sesuai.

“Rekonstruksi dihadiri penyidik kami, kejaksaan, saksi dan tersangka yang didampingi kuasa hukumnya,” pungkas Rizky.

Seperti diketahui sebelumnya, CNM ditetapkan sebagai tersangka karena telah membunuh ibu kandungnya sendiri.

Awalnya, polisi mengira bahwa korban dirampok. Namun dari hasil penyelidikan, diketahui tak ada harta benda korban yang hilang.

Bahkan, juga tidak ada tanda-tanda bekas perampokan di rumah korban, seperti pintu atau jendela rumah yang rusak. “Harta korban juga tidak ada yang hilang,” ucap Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Fadilah Aditya Pratama beberapa waktu lalu.

Terakhir diketahui bahwa CNM nekat membunuh ibu kandungnya lantaran punya masalah dan dendam pribadi yang disimpan sejak lama.

Share
Tulisan Terkait
EkonomiNews

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

POPULARITAS.COM – Polemik pengelolaan gas di Wilayah Kerja South Andaman oleh Mubadala...

News

Terjebak di Area Bekas Karhutla, 2 Orang Utan di Sampit Dievakuasi

POPULARITAS.COM – Dua orang utan berhasil diselamatkan tim gabungan Balai Konservasi Sumber...

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi
News

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri rapat koordinasi bersama Gubernur Aceh...

News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...