Home News Presiden Ukraina: Konflik di Donetsk ‘mengerikan’
News

Presiden Ukraina: Konflik di Donetsk ‘mengerikan’

Share
Pemadam kebakaran berusaha menjinakkan api yang membakar kilang minyak di Shakhtarsk, dekat Donetsk wilayah yang dikuasai Rusia, Ukraina, Kamis (27/10/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/Alexander Ermochenko/rwa.
Share

POPULARITAS.COM – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Sabtu (12/11/2022) mengatakan bahwa konflik di wilayah Donetsk “sungguh mengerikan”.

Zelenskyy menuturkan pasukan Ukraina berhasil memasuki Kherson, lokasi pasukan Rusia mundur dan warga menyambutnya dengan sukacita.

“Hari ini kami semua merasakan kegembiraan bersama. Saya tidak tahu apakah ada seseorang yang tidak menyaksikan tayangan orang-orang kami di Kherson bertemu dengan para pembela Ukraina,” kata presiden lewat pesan video di akun resmi Telegram miliknya.

“Sampai malam ini, pasukan pembela telah merebut kendali lebih dari 60 permukiman di distrik Kherson. Polisi mulai melakukan langkah pengamanan,” kata Zelenskyy menambahkan.

Menurut Zelenskyy, setelah penarikan pasukan Rusia, banyak ranjau yang tidak meledak, peluru dan amunisi masih berada di wilayah tersebut. Namun demikian, lanjutnya, penyisiran telah dilakukan oleh tim ahli. (ant)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Pemkab Pidie Jaya Cairkan Gaji ASN ke-13

POPULARITAS.COM –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, mencairkan gaji ke-13 guna meringankan...

News

Prabowo Ungkap Alasan Beratnya Copot Dadan Hindayana

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengaku berat saat mengambil keputusan mencopot Dadan...

News

4 Fakta Kasus Dugaan Korupsi BGN yang Menjerat Dadan Hindayana Cs

POPULARITAS.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan penyimpangan besar dalam tata kelola...

EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...