Home News PSSI: Bambang Suryo bujuk asisten wasit Liga 2 bohong di televisi
NewsOlahraga

PSSI: Bambang Suryo bujuk asisten wasit Liga 2 bohong di televisi

Share
Kompetisi Liga 1 dan 2 Indonesia 2020-2021 Dibatalkan
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memberikan keterangan mengenai perkembangan tim nasional dan kabar manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong di Kantor PSSI, Jakarta, Jumat (26/6/2020). (Michael Siahaan)
Share

POPULARITAS.COM – Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan bahwa Bambang Suryo, sosok yang diduga terlibat dalam pengaturan skor di Liga 3 2021, membujuk seorang asisten wasit Liga 2 untuk berbohong di program televisi “Mata Najwa”.

Iriawan menyebut Bambang meminta sang asisten wasit untuk berpura-pura menjadi wasit Liga 1 di tayangan itu. Namun, asisten wasit tersebut menolak dan mengadukannya kepada Iriawan.

“Asisten wasit Liga 2 itu datang kepada saya. Dia takut berhadapan dengan Bambang Suryo dan diancam. Dia itu sebenarnya tidak terlibat apa-apa. Karena yang bersangkutan tidak mau, Bambang mencari orang lain dan itu menjadi ‘Mr. Y’ di Mata Najwa,” ujar pria yang akrab disapa Iwan Bule itu, seperti dilansir Antara, Selasa (23/11/2021).

Tayangan bertajuk Mata Najwa yang disiarkan pada 3 November 2021 mengangkat tema “PSSI Bisa Apa jiid 6: Lagi-lagi Begini”. Acara yang dipandu jurnalis Najwa Shihab itu mengundang beberapa narasumber termasuk seseorang yang menyebut dirinya wasit Liga 1 dan mengaku terlibat dalam pengaturan dua pertandingan di Liga 1 Indonesia musim 2021-2022.

Bambang Suryo sendiri juga ada dalam tayangan itu sebagai informan pengaturan skor.

Menurut Iriawan, dirinya mendapatkan kabar bahwa apa yang disampaikan sosok yang disebut “Mr. Y” dalam acara tersebut sudah diatur oleh Bambang Suryo.

Hal itulah yang membuat PSSI tidak mempercayai semua keterangan “Mr. Y” di Mata Najwa.

“Jadi seolah-olah wasit itu ‘pemain’ semua. Wasit-wasit Liga 1 yang ada saat ini terpukul dengan situasi ini,” kata Iriawan.

Para perangkat Liga 1 2021-2022 meliputi 37 wasit dan 47 asisten wasit, kata Iriawan, sudah menandatangani dokumen bermaterai di hadapan notaris yang menyatakan bahwa mereka tidak terlibat dalam pengaturan skor dan tidak hadir di Mata Najwa.

Momen itu terjadi ketika PSSI mengadakan pertemuan dengan para wasit-asisten wasit Liga 1 di Solo pada 17 November 2021.

“Saya melihat mereka mempunyai kejujuran. Kalau ketahuan melakukan sesuatu yang tidak benar, saya memastikan karier mereka akan tamat,” tutur Iriawan.

PSSI, melalui Komite Disiplin (Komdis) Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur, sudah melaporkan Bambang Suryo, David, Billy dan Anshori yang diduga akan melakukan suap kepada beberapa pemain di Liga 3 Jatim ke Ditreskrimum Polda Jatim.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

News

Dasco Mengaku Baru Dengar Kejagung Geledah Kantor BGN

POPULARITAS.COM – Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco...