POPULARITAS.COM- Iran memulai masa berkabung selama beberapa hari sebagai bagian dari prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Saat ini, jenazah Khamenei telah tiba di kompleks Grand Mosalla, Teheran, untuk disemayamkan bersama jenazah anggota keluarganya yang juga meninggal dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari.
Otoritas Iran menyebut antara 12 hingga 20 juta orang diperkirakan akan menghadiri rangkaian pemakaman tersebut, yang mereka sebut sebagai “pemakaman abad ini”.
Menurut laporan BBC, rangkaian prosesi pemakaman akan dimulai pada Sabtu (4/7/2026) pukul 06.00 waktu setempat di Grand Mosalla, di mana masyarakat dapat memberikan penghormatan terakhir hingga Minggu (5/7/2026) sore.
Komandan Korps Mohammad Rasulullah, Hassan Hassanzadeh, mengatakan bahwa peti jenazah Khamenei akan ditempatkan di tempat yang tinggi, dengan pengaturan arus massa yang memungkinkan pelayat masuk dan keluar dalam waktu sekitar 15 hingga 20 menit.
Otoritas Iran juga memberlakukan penutupan kantor publik dan swasta di Teheran dari Sabtu hingga Senin.
Pembatasan lalu lintas diterapkan di pusat kota, sementara wilayah udara ibu kota ditutup sebagian mulai Jumat dan ditutup penuh pada Senin.
Setelah masa berkabung tiga hari, upacara pemakaman akan dilanjutkan ke Kota Qom pada Selasa (7/7/2026), di mana seorang ulama Syiah senior akan memimpin shalat jenazah di Jamkaran, salah satu situs religius paling penting di Iran.
Pada Rabu (8/7/2026), jenazah akan dibawa ke Najaf, Irak. Di sana akan digelar prosesi di makam Imam Ali, sebelum rangkaian dilanjutkan ke Karbala. Setelah itu, jenazah akan kembali ke Iran.
Pejabat Iran menyebut prosesi di Irak dilakukan atas permintaan kelompok-kelompok Irak. Sebagian analis menilai hal tersebut mencerminkan pengaruh Khamenei di dunia Muslim Syiah serta hubungan politik dan religius Iran di kawasan.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah mengunjungi Baghdad untuk mengoordinasikan persiapan tersebut, dan menyebut pemakaman ini memiliki makna simbolis. Pada Kamis (9/7/2026), Khamenei akan dimakamkan di kota kelahirannya, Mashhad, di kompleks Makam Imam Reza, situs suci utama Syiah dan salah satu tempat ziarah terbesar di Iran.
Perwakilan dari berbagai negara diperkirakan akan menghadiri rangkaian upacara ini, termasuk Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.
Rangkaian peringatan akan berlanjut di seluruh Iran selama 40 hari, dengan acara komemoratif hingga peringatan satu tahun pemakaman.


Leave a comment