Home Ekonomi Rupiah Loyo, Industri Hotel dan Restoran Terhimpit
EkonomiNews

Rupiah Loyo, Industri Hotel dan Restoran Terhimpit

Share
Rupiah Loyo, Industri Hotel dan Restoran Terhimpit. Poto : HO
Share

POPULARITAS.COM – Tren penurunan tingkat okupansi hotel domestik diprediksi masih berlanjut akibat tekanan ekonomi global dan pelemahan rupiah ke angka Rp 18.000.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengungkapkan bisnis perhotelan nasional saat ini masih sangat bergantung pada belanja dan aktivitas dinas pemerintah.

Sekretaris Jenderal PHRI Maulana Yusran mengatakan business traveler dari korporasi swasta dan instansi pemerintah merupakan tulang punggung utama keterisian kamar hotel pada hari kerja.

“Mayoritas daerah di Indonesia memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap transfer anggaran pusat. Ketika pemerintah melakukan efisiensi anggaran akibat tekanan dolar, dampaknya langsung terasa pada penurunan omzet hotel,” ujar Maulana.

Kebijakan work from anywhere (WFA) pada hari Jumat turut memangkas mobilitas perjalanan dinas. PHRI berharap pemerintah tetap menjaga stabilitas penyerapan anggaran untuk kegiatan di daerah demi menjaga keberlangsungan industri perhotelan lokal.

Selain penginapan, industri restoran, terutama yang menyajikan hidangan internasional dan sangat bergantung pada bahan baku impor, juga menghadapi tekanan serupa.

Menurut Maulana, banyak restoran di kota-kota besar menyasar kalangan ekspatriat dan wisatawan asing dengan menggunakan bahan baku berkualitas yang berasal dari luar negeri.

“Kenaikan dolar ini otomatis mendongkrak harga beli bahan baku impor. Pengusaha restoran kini dihadapkan pada pilihan sulit, menaikkan harga menu yang berisiko mengurangi jumlah konsumen atau mempertahankan harga tetapi menanggung penurunan margin,” jelasnya.

Sebagai solusi jangka pendek, PHRI mengimbau pelaku usaha kuliner mulai mengeksplorasi penggunaan bahan baku lokal berkualitas guna menekan biaya produksi yang terus meningkat.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Misi Dagang Aceh-Jatim Catat Transaksi Rp1,079 Triliun

POPULARITAS.COM  – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) menyambut baik pelaksanaan misi...

InternasionalNews

Eksekusi Mati Pezina di Tanah Suci, Hubungan Saudi dan Bangladesh Memanas

POPULARITAS.COM –  Hubungan bilateral Bangladesh dan Kerajaan Arab Saudi tengah diuji. Baru-baru...

News

Satgas PRR Aceh Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana di Berbagai Sektor Strategis

POPULARITAS.COM –  Pemerintah menegaskan akan terus mengoptimalkan upaya percepatan pemulihan Aceh pascabencana...

News

3 Hal yang Disampaikan Sekjen PBB Saat Bertemu Prabowo

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)...