Home Kesehatan Sakit gigi bisa berefek ke otak dan jantung
KesehatanNews

Sakit gigi bisa berefek ke otak dan jantung

Share
Dokter gigi sosialisasi kesehatan gigi kepada pelajar SD di Kabupaten Lebak untuk mencegah kerusakan gigi yang bisa menimbulkan peradangan otak dan jantung.ANTARA/Mansur
Ilustrasi gusi bengkak (aladokter.com)
Share

POPULARITAS.COM – Dokter gigi Siska Mardiana menyebut sakit gigi bisa menimbulkan peradangan otak dan jantung, sehingga warga perlu melakukan pencegahan dini.

“Kita minta masyarakat agar melakukan pemeriksaan kesehatan gigi secara rutin setiap enam bulan sekali, untuk pencegahan sakit gigi,” kata Siska Mardiana, Dokter Puskesmas Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, dikutip dari laman Antara, Selasa (27/6/2023)

Pemeriksaan gigi secara rutin sangat penting untuk kebersihan dan kesehatan gigi, sehingga dapat mencegah berbagai penyakit yang bisa membahayakan.

Masyarakat seringkali menderita sakit gigi cukup potensi terkena peradangan otak dan jantung, sebab kuman bakteri makanan yang dikonsumsi masuk pada bagian gigi berlubang.

Selain itu juga kuman bakteri masuk ke gusi dan masuk ke pembuluh darah, sehingga lama kelamaan menyebar hingga mengakibatkan peradangan otak dan jantung.

Karena itu, masyarakat dapat membudayakan kesehatan dan kebersihan gigi dengan melakukan perawatan dan sehari dua kali gosok gigi setelah makan sarapan pagi dan malam hendak tidur.

Selain itu juga melakukan pemeriksaan gigi secara rutin enam bulan sekali ke dokter gigi.

Saat ini, dokter gigi yang bertugas di puskesmas, klinik dan rumah sakit di Kabupaten Lebak sudah tersebar hingga tingkat kecamatan.

Pemeriksaan gigi secara rutin itu, kata dia, dipastikan dapat mengetahui jika gigi berlubang, sehingga dokter melakukan tindakan dengan penambalan gigi.

Penambalan gigi berlubang itu agar tidak membesar dan meluas, sehingga dapat mencegah kerusakan gigi.

“Kami berharap masyarakat dapat melakukan pemeriksaan kesehatan gigi secara rutin enam bulan sekali ke dokter gigi,” kata alumni SMA 1 Rangkasbitung.

Menurut dia, masyarakat yang seringkali sakit gigi, selain berpotensi terkena jantung dan peradangan otak juga aktivitas dan produktivitas mereka menurun.

Dengan demikian, pentingnya masyarakat merawat kesehatan dan kebersihan gigi untuk kemajuan bangsa.

Sebab, jika warga itu sering sakit dan tidak sehat tentu berdampak terhadap kualitas pembangunan.

Karena itu, pihaknya bersama instansi pemerintah daerah, stakeholder (pemangku kepentingan) dan masyarakat melakukan penyampaian edukasi dan sosialisasi pentingnya kesehatan gigi.

Penyampaian edukasi dan sosialisasi itu bertujuan agar masyarakat dapat membudayakan kesehatan dan kebersihan gigi.

Selain itu juga masyarakat dapat membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Kami meyakini jika masyarakat merawat dan memelihara kesehatan gigi juga PHBS dipastikan dapat mencegah sakit gigi yang bisa memicu peradangan otak dan jantung,” katanya menjelaskan.

Share
Tulisan Terkait
News

Mualem Intruksikan Distanbun Pacu Penanganan Petani Terdampak Bencana

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengarahkan Pelaksana Tugas Kepala Dinas...

News

Bupati Sibral Malasyi Tunjuk Rahmat Rizal Sebagai Plt Kadis Pertanahan Pidie Jaya

POPULARITAS.COM – Bupati Sibral Malasyi menunjuk Kepala Bagian Hukum Rahmat Rizal sebagai...

Ribuan ASN Pemrov Aceh akan dikirim ke Aceh Tamiang
News

Kemenag Pulihkan 776 Rumah Ibadah Lintas Agama Pascabencana Sumatera

POPULARITAS.COM – Kementerian Agama (Kemenag) memulihkan sedikitnya 776 rumah ibadah lintas agama...

NewsSyariat Islam

Plt. Sekda Lepas Kafilah Aceh Mengikuti MTQ Tingkat Nasional ke-31

POPULARITAS.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, secara resmi...