Home Internasional Saudi Kecam Drone Houthi yang Mengarah ke Makkah, Tegaskan Hak Lindungi Dua Masjid Suci
InternasionalNews

Saudi Kecam Drone Houthi yang Mengarah ke Makkah, Tegaskan Hak Lindungi Dua Masjid Suci

Share
Saudi Kecam Drone Houthi yang Mengarah ke Makkah, Tegaskan Hak Lindungi Dua Masjid Suci. Foto : HO/CNBCIndonesia | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Arab Saudi mengecam keras serangan drone yang menurut pemerintah Saudi diluncurkan oleh kelompok Houthi dan mengarah ke Kota Makkah pada Selasa (15/9/2026).

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan serangan tersebut telah berhasil digagalkan setelah Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Saudi mencegat dan menghancurkan drone sebelum memasuki wilayah udara terlarang Makkah.

Dalam pernyataannya pada Rabu (16/9/2026), Kementerian Luar Negeri Saudi menyebut insiden tersebut sebagai serangan teroris dan tindakan yang dianggap memprovokasi umat Islam di seluruh dunia.

“Serangan” tersebut diarahkan ke Makkah, yang oleh Saudi disebut sebagai kota suci, tempat lahirnya wahyu dan kiblat umat Islam.

Saudi juga menyatakan insiden itu merupakan kelanjutan dari tindakan Houthi yang sebelumnya dituduh menargetkan serta melanggar kesucian tempat-tempat suci dan mengancam fasilitas sipil maupun ekonomi di wilayah Kerajaan.

Juru bicara Koalisi untuk Pemulihan Legitimasi di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al-Malki, mengatakan drone tersebut dicegat pada Selasa sekitar pukul 18.50 waktu setempat.

Drone dihancurkan di sebelah selatan Makkah sebelum memasuki wilayah udara yang dibatasi di atas kota suci tersebut.

Saudi memuji kesiagaan Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan yang berhasil menggagalkan ancaman tersebut.

Menurut pemerintah Saudi, insiden pada September 2026 ini merupakan upaya kedua yang dikaitkan dengan Houthi untuk menargetkan Makkah.

Upaya pertama disebut terjadi pada 27 Juli 2017, ketika sebuah rudal balistik yang menurut Saudi diluncurkan oleh Houthi mengarah ke Makkah.

Namun, dalam perkembangan terkait, kelompok Houthi membantah bahwa mereka menargetkan Makkah atau tempat-tempat suci. Reuters juga melaporkan bahwa Houthi mengklaim melakukan sejumlah serangan terhadap sasaran di wilayah Saudi, tetapi menyangkal tuduhan menargetkan Makkah.

Saudi Serukan Sikap Tegas Masyarakat Internasional

Kementerian Luar Negeri Saudi kembali menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengecam serangan terhadap wilayahnya.

Saudi meminta komunitas internasional mengambil sikap tegas terhadap serangan Houthi yang disebut mengancam tempat-tempat suci, infrastruktur sipil dan ekonomi, serta kebebasan navigasi maritim dan perdagangan internasional.

Saudi juga menegaskan haknya untuk mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu guna mempertahankan keamanan Dua Masjid Suci, para jamaah, wilayah Kerajaan, warga negara, dan penduduknya.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara Saudi Arabia dan Houthi. Reuters melaporkan bahwa konflik di kawasan tersebut kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir, dengan serangkaian serangan drone dan rudal serta operasi militer di Yaman.

Insiden di sekitar Makkah menjadi perhatian khusus karena kota tersebut merupakan lokasi Masjidil Haram dan Ka’bah serta menjadi tujuan utama ibadah haji dan umrah umat Islam dari berbagai negara.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Banjir di Aceh Selatan Meluas, 794 jiwa terdampak

POPULARITAS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan banjir melanda kawasan Trumon,...

HukumNews

Polri Tetapkan 13 Tersangka Kasus Perdagangan WNI Jadi Tentara Rusia, Ada WNA Ukraina

POPULARITAS.COM – Sebanyak 13 orang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus perekrutan warga...

EkonomiNews

Bahlil Buka Peluang Ekspor Listrik asalkan Harga Sesuai

POPULARITAS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan...

News

Antisipasi gejolak Timur Tengah, PT TPIA percepat pasokan bahan baku nafta

POPULARITAS.COM – Gejolak Timur Tengah, terutama Selat Hormuz yang kian tak menentu....