POPULARITAS.COM – SMAN 3 Banda Aceh memutuskan mengeluarkan lima siswa yang terbukti terlibat aktif dalam aksi perundungan atau bullying dan penganiayaan terhadap pelajar lain di sekolah tersebut.
“Berdasarkan hasil verifikasi faktual kami, terdapat lima siswa yang terbukti terlibat secara aktif. Sekolah telah mengambil tindakan berupa pengeluaran dari sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Kepala SMAN 3 Banda Aceh Muzakkir di Banda Aceh, dikutip dari Antara, Rabu (23/9/2026).
Kasus perundungan tersebut viral setelah orang tua korban mengungkap dugaan kekerasan yang dialami anaknya melalui akun media sosial. Orang tua korban menyebut anaknya dianiaya enam kakak kelas hingga mengalami luka-luka.
Perkara penganiayaan terhadap pelajar tersebut juga telah dilaporkan ke Polresta Banda Aceh dan masih dalam proses penyelidikan aparat penegak hukum.
Selain lima siswa yang telah dikeluarkan, terdapat satu siswa lain yang diduga terlibat. Namun, berdasarkan verifikasi awal sekolah, belum ditemukan bukti kuat mengenai keterlibatannya.
“Sekolah masih melakukan pendalaman dan klarifikasi lebih lanjut. Apabila berdasarkan hasil pendalaman terbukti adanya keterlibatan aktif, sekolah akan mengambil tindakan sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.
Sekolah juga akan memberikan pendampingan kepada siswa yang menjadi korban untuk mendukung pemulihan kondisi fisik dan psikologis sesuai dengan kebutuhannya.
Muzakkir meminta semua pihak, khususnya keluarga korban, tidak menyebarluaskan foto, video, identitas, maupun informasi pribadi korban melalui media sosial atau media lainnya.







Leave a comment