POPULARITAS.COM – Persiraja Banda Aceh dijatuhi sanksi denda sebesar Rp 95 juta oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI akibat sejumlah pelanggaran dalam pertandingan melawan Sumsel United pada pekan keempat Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Jumat, 2 Oktober 2026 lalu.
Total denda tersebut terdiri atas Rp 75 juta untuk tiga pelanggaran yang dilakukan suporter Persiraja dan Rp 20 juta kepada panitia pelaksana pertandingan, karena tidak menyediakan pengawalan bagi perangkat pertandingan dari stadion menuju hotel.
Dari laman AJNN, disebutkan berdasarkan keputusan Komdis PSSI, Persiraja dikenai denda Rp 15 juta karena suporter meneriakkan yel-yel bernada provokatif dan menghina perangkat pertandingan di seluruh tribun.
Klub juga didenda Rp 30 juta akibat pembakaran satu spanduk oleh suporter di Tribun Utara. Sanksi serupa sebesar Rp 30 juta dijatuhkan setelah lima suporter Persiraja memasuki area lapangan dari Tribun Utara seusai pertandingan.
Sementara itu, panitia pelaksana pertandingan Persiraja turut dikenai denda Rp 20 juta karena tidak menyediakan pengawalan kepulangan perangkat pertandingan dari stadion menuju hotel.
Menanggapi sanksi tersebut, Manajer Persiraja, Ridha Mafdhul Gidong, mengatakan pihaknya menerima kritik dan aspirasi dari seluruh elemen suporter. Namun, ia menyayangkan jika penyampaian aspirasi dilakukan dengan cara yang merugikan tim.
“Persiraja menerima kritikan dari seluruh elemen suporter. Namun, kami berharap dalam menyampaikan aspirasi tidak sampai merugikan tim,” ujar Gidong, Rabu, (14/10/2026).
Ia mengajak seluruh elemen suporter untuk bersama-sama menjaga Persiraja, termasuk menciptakan suasana pertandingan yang aman dan tertib selama kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027.
“Mari sama-sama menjaga. Apalagi selama ini komunikasi manajemen tim Persiraja dengan suporter berjalan harmonis,” katanya.
Gidong berharap dukungan suporter tetap menjadi kekuatan bagi Laskar Rencong dalam mengarungi kompetisi musim ini. Menurutnya, dukungan positif sangat dibutuhkan tim, baik saat bermain di kandang maupun ketika menjalani pertandingan tandang.
Sanksi tersebut menjadi pengingat bagi klub, panitia pelaksana, dan suporter untuk menjaga ketertiban serta keamanan selama pertandingan agar kejadian serupa tidak terulang dan Persiraja dapat fokus menjalani kompetisi musim ini.






Leave a comment