Home News Target PAD retribusi alat berat Pemkab Pidie Jaya 2024 Rp2 miliar, realiasi Rp53 juta
News

Target PAD retribusi alat berat Pemkab Pidie Jaya 2024 Rp2 miliar, realiasi Rp53 juta

Share
Aset alat berat milik Pemkab Pidie Jaya dicuri
Gudang penyimpanan alat berat milik Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya. FOTO : popularitas.com/Nurzahri
Share

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie Jaya menargetkan PAD dari retribusi alat berat di tahun 2024 Rp2 miliar. Namun, faktanya, realisasinya hanya Rp53 juta. Hal tersebut berarti terjadi penurunan tajam pendapatan daerah dari target yang telah ditetapkan dalam Qanun APBK 2024.

Alat berat itu sendiri merupakan kekayaaan daerah atau aset Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya di bawah pengelolaan Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) setempat.

Jumlah alat berat yang dimiliki Pemerintah Pidie Jaya yang dikelola BPKK pada Bidang Aset itu berjumlah 32 unit. Baik itu Buldoser Excavator, Trado, Compact maupun lainnya.

Kendati kekayaan daerah atau alat yang dimiliki 30 unit lebih, ironisi realisasi PAD pada sektor tersebut bahkan tidak capai Rp 200 juta atau 10 persen dari target alih-alih Rp 2 miliar atau 100 persen.

Kepala Bidang Pendapatan pada BPKK Pidie Jaya Safrizal saat dikonfirmasi popularitas.com mengatakan, data realisasi PAD sektor alat berat senilai Rp 53 juta atau 2,56 persen dari target itu merupakan angka real yang telah selesai dilakukan rekapitulasi oleh pihaknya selaku pihak yang bertugas merekapitulasi pemasukan PAD per Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) setempat.

“Kita hanya bertugas merekap data pendapatan yang masuk. Untuk teknisnya bisa langsung ke pengelola Bidang Aset,” jawab Kabid Pendapatan Safrizal saat dikonfirmasi popularitas.com, Selasa (21/1/2025).

Sementara itu Kepala Bidang Aset pada BPKK Pidie Jaya, Bustamian saat dikonfirmasi popularitas.com mengakui, realisasi PAD alat berat hanya Rp 53 juta, atau hanya 2,56 persen dari dasar target.

Dalihnya, tidak tercapainya target PAD yang telah ditetapkan sebesar Rp 2 miliar pada retribusi alat berat itu disebabkan banyak yang telah mengalami kerusakan. “Alat berat banyak yang mengalami kerusakan parah,” kata Kabid Aset pada BPKK setempat, Bustamian, Rabu (22/1/2025).

Share
Tulisan Terkait
Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

News

Dasco Mengaku Baru Dengar Kejagung Geledah Kantor BGN

POPULARITAS.COM – Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco...