Home Ekonomi Tarif Avtur Turun, AirAsia Pangkas Harga Tiket
EkonomiNews

Tarif Avtur Turun, AirAsia Pangkas Harga Tiket

Share
Share

POPULARITAS.COM –  Maskapai penerbangan AirAsia X menyatakan akan menurunkan tarif tiket penerbangan seiring dengan penurunan harga bahan bakar avtur.

CEO AirAsia Group Bo Lingam mengatakan pihaknya telah lebih dahulu menurunkan tarif sebesar 5% pada Senin (15/6/2026), dan akan terus melakukan peninjauan tarif secara berkala.

“Kami telah menurunkan tarif sebesar 5% pada Senin (15/6/2026), dan kami perlahan-lahan meninjau tarif setiap minggu. Seiring penurunan harga bahan bakar, kami juga akan merevisi tarif kami,” kata Bo Lingam dalam jumpa pers hybrid, dikutip dari Antara, Senin (22/6/2026).

Ia menjelaskan, tren penurunan harga avtur memberikan peluang bagi AirAsia untuk bisa menawarkan nilai terbaik bagi konsumen, sekaligus mendorong pertumbuhan perjalanan dan aktivitas ekonomi di kawasan.

Selain itu, perusahaan juga menyambut baik berbagai upaya menuju perdamaian dan stabilitas di kawasan. AirAsia menilai permintaan perjalanan udara tetap kuat di berbagai pasar utama.

Seiring membaiknya kondisi regional, maskapai terus memperkuat kinerja operasional, meningkatkan efisiensi jaringan, serta mempercepat strategi pertumbuhan jangka panjang untuk mendukung konektivitas dan pariwisata di Asia Tenggara.

Bo Lingam menambahkan, saat ini AirAsia sedang mengembalikan kapasitas penerbangan secara bertahap di seluruh jaringan grup dan menargetkan pemulihan kapasitas penuh pada Agustus 2026.

Sejalan dengan itu, AirAsia juga memperluas jaringan dengan membuka sejumlah destinasi baru, termasuk Busan, Bahrain, London, Batam, serta berbagai rute domestik lainnya.

“Langkah ini dilakukan untuk menjawab tingginya permintaan perjalanan sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di ASEAN yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, dan ekonomi,” imbuhnya.

Ia menekankan, keterjangkauan biaya perjalanan udara menjadi faktor penting dalam menjaga momentum pertumbuhan pariwisata dan ekonomi di kawasan.

“Seiring meningkatnya permintaan perjalanan, kami ingin memastikan manfaat konektivitas udara tetap dapat diakses oleh semua kalangan. Untuk itu, kolaborasi antara maskapai, pengelola bandara, regulator, dan pelaku industri pariwisata menjadi sangat penting dalam menjaga biaya perjalanan tetap terjangkau bagi masyarakat,” pungkas Bo Lingam.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Ukir Rekor, Perenang Polandia Seberangi Laut Baltik Sejauh 160 Km Selama 55 Jam

POPULARITAS.COM – Perenang asal Polandia, Bartlomiej Kubkowski menjadi orang pertama yang berenang...

News

34 Kerusakan Akibat  Angin Kencang Terjadi di Aceh Besar dalam Lima Hari

POPULARITAS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar mencatat 34 kerusakan...

InternasionalNews

Pria Ini Rela Tempuh 2.700 Km demi Selamatkan Bilik Telepon Umum Langka di Skotlandia

POPULARITAS.COM – Seorang pria asal Cornwall, Inggris, rela menempuh perjalanan pulang-pergi sejauh...

InternasionalNews

Demi Uang Pensiun, Jenazah Ayah Disimpan 2,5 Tahun di Freezer

POPULARITAS.COM –  Kepolisian Yunani menangkap pria berusia 55 tahun di Kota Mystras,...

Exit mobile version