Home Hukum Tersangkut korupsi dana BOS, Hamidah diberhentikan sebagai Kepsek SMPN 1 Pidie Jaya
Hukum

Tersangkut korupsi dana BOS, Hamidah diberhentikan sebagai Kepsek SMPN 1 Pidie Jaya

Share
Tersangkut korupsi dana BOS, Hamidah diberhentikan sebagai Kepsek SMPN 1 Pidie Jaya
Kejari Pidie Jaya saat menetapkan Kepsek SMPN 1 Bandar Dua sebagai tersangka korupsi BOS. FOTO : Kejari Pidie Jaya
Share

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya telah mencopot Hamidah dari jabatannya sebagai Kepala Sekolah SMPN 1 Bandar Dua.

Pencopotan itu dilakukan disebabkan Hamidah telah tersandung kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMPN 1 Bandar Dua tahun anggaran 2019-2022.

Diketahui, Hamidah sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi dana pendidikan itu oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya pada 25 Juli 2024.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pidie Jaya, Hauren Ayni mengatakan, pencopotan tersebut dilakukan agar roda pendidikan di SMPN 1 Bandar Dua tetap berjalam normal. “Yang bersangkutan sudah kita bebas tugaskan sebagai Kepsek,” kata Kadisdik Pidie Jaya Hauren Ayni, Rabu (7/8/2024).

Untuk mengisi kekosongan jabatan, Dinas Pendidikan menunjuk wakil Kepsek SMPN 1 Bandar Dua Rajali sebagai Pelaksana harian (Plh).

Share
Tulisan Terkait
Kapolda lantik Kombes Pol Carlie Syahputra jadi Kabid Propam dan lima kapolres
Hukum

Kapolda lantik Kombes Pol Carlie Syahputra jadi Kabid Propam dan lima kapolres

POPULARITAS.COM – Mantan Kapolres Aceh Besar Kombes Pol Carlie Syahputra, resmi dilantik...

HukumNews

Tiga Terdakwa Penyiksaan Anak Daycare Dituntut 3,5 Tahun

POPULARITAS.COM – Penasihat hukum terdakwa Nur Shalati, Murhadi, meminta majelis hakim mempertimbangkan...

HukumNews

Singgung Fee Haji, 2 Saksi Bantah Beri US$271.500 ke Yaqut

POPULARITAS.COM – Dua saksi dari Kementerian Agama (Kemenag) membantah memberikan fee percepatan pembagian kuota...

Hukum

Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkotika, Ketua DPR Aceh : Berantas Narkoba Tugas Bersama

POPULARITAS.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Zulfadhli, menegaskan bahwa pemberantasan...