Home News Tren Drakor Multi-Season Jadi Andalan Baru Industri Hiburan Korsel
NewsStyle

Tren Drakor Multi-Season Jadi Andalan Baru Industri Hiburan Korsel

Share
Drama Berseri, Dr Romantic. Poto : Netflix.
Share

POPULARITAS.COM – Tren drama Korea (drakor) dengan lebih dari satu musim atau multi-season saat ini semakin berkembang di industri hiburan Korea Selatan. Jika sebelumnya sebagian besar drama Korea hadir dalam format satu musim dengan alur cerita yang selesai dalam belasan episode, kini semakin banyak rumah produksi, stasiun televisi, dan platform streaming yang memilih melanjutkan serial populer ke musim berikutnya.

Perubahan pola produksi ini dinilai sebagai respons terhadap meningkatnya biaya produksi dan persaingan yang semakin ketat dalam industri hiburan. Dengan melanjutkan serial yang telah memiliki basis penggemar kuat, perusahaan produksi dianggap dapat mengurangi risiko kegagalan dibandingkan mengembangkan proyek baru dari awal.

Pengamat industri menilai format drama multi-season kini bukan lagi pengecualian, melainkan mulai menjadi salah satu model produksi yang semakin umum di Korea Selatan.

Salah satu stasiun televisi yang paling aktif mengembangkan format drama berseri adalah SBS. Kesuksesan drama medis Dr Romantic yang pertama kali tayang pada 2016 menjadi titik awal berkembangnya strategi tersebut.

Drama tersebut meraih popularitas tinggi dengan rating puncak mencapai 28,4% Keberhasilan itu mendorong SBS untuk mengembangkan sejumlah judul lain dalam beberapa musim.

Serial seperti The Fiery PriestThe Penthouse: War in Life, dan Taxi Driver menjadi contoh sukses format multi-season yang membantu memperkuat posisi SBS di industri drama Korea.

Menurut Kepala Program SBS, Kim Ki-seul, keberhasilan drama berseri tidak hanya bergantung pada popularitas, tetapi juga pada kemampuan membangun dunia cerita yang kuat dan karakter yang mampu mempertahankan keterikatan emosional penonton.

“Yang membuat drama berseri SBS berhasil adalah kombinasi pembangunan dunia yang kuat, karakter yang menarik, dan cerita yang menghadirkan keadilan bagi para tokohnya,” ujar Kim Ki-seul, melansir Korea Times, Senin (15/6/2026).

SBS telah mengonfirmasi beberapa drama yang akan berlanjut ke musim berikutnya. Salah satunya adalah Flex X Cop yang dibintangi Ahn Bo-hyun sebagai pewaris konglomerat yang berubah menjadi detektif.

Drama hukum Good Partner, yang ditulis Choi Yu-na berdasarkan pengalaman menangani kasus nyata, juga dipastikan kembali dengan musim kedua.

Selain itu, produksi musim kedua The Judge from Hell yang dibintangi Park Shin-hye saat ini sedang berlangsung. Tren serupa juga terlihat di platform streaming global.

Netflix terus mengembangkan sejumlah serial populer seperti Squid GameWeak HeroBloodhounds, dan All of Us Are Dead.

Sementara itu, platform Disney+ tengah mempersiapkan musim kedua Moving, drama yang sebelumnya meraih kesuksesan besar di pasar internasional.

Meningkatnya jumlah drama multi-season tidak terlepas dari pertimbangan bisnis. Serial yang sukses pada musim pertama dianggap memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan penonton dibandingkan proyek baru yang belum memiliki basis penggemar.

Kritikus drama sekaligus profesor dari Chungnam National University, Yoon Suk-jin, menilai format multi-season membuat proses produksi lebih efisien karena karakter, dunia cerita, dan konsep utama telah terbukti diterima oleh penonton.

Menurutnya, kondisi industri drama yang semakin kompetitif juga membuat para aktor lebih terbuka untuk kembali membintangi musim lanjutan dibandingkan beberapa tahun lalu.

Meski menawarkan keuntungan dari sisi bisnis dan pemasaran, format multi-season tidak selalu menjamin kesuksesan sebuah drama. Tantangan terbesar justru terletak pada kemampuan kreator mempertahankan kualitas cerita agar tetap segar dan relevan bagi penonton.

Berbeda dengan banyak serial Barat yang sejak awal dirancang untuk beberapa musim, sejumlah drama Korea baru memutuskan membuat musim lanjutan setelah musim pertamanya sukses besar alias terbukti diterima penonton. Kondisi ini berpotensi menimbulkan masalah pada struktur cerita maupun perkembangan karakter.

Yoon Suk-jin menilai popularitas musim pertama tidak cukup untuk menjamin keberhasilan musim berikutnya. Menurutnya, setiap musim harus menawarkan pendekatan cerita yang baru agar penonton tetap tertarik mengikuti perkembangan serial tersebut.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Tertimbun Longsor, Penambang Emas di Aceh Jaya Meninggal

POPULARITAS.COM – Tiga penambang emas ilegal meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka...

HeadlineNews

5 Poin Krusial Damai AS-Iran, Ada Kesepakatan Nuklir Untungkan Israel

POPULARITAS.COM – Pada 15 Juni 2026, Amerika dan Iran mengumumkan sebuah kerangka...

EkonomiNews

Kesepakatan Damai AS-Iran Bikin Harga Bitcoin Kembali Menguat

POPULARITAS.COM – Harga Bitcoin kembali bergairah seusai ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS)...

News

Gempa Magnitudo 6,7 Sulawesi Sebabkan Korban Luka dan Kerusakan Infrastruktur

POPULARITAS.COM  – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Selasa (16/6/2026) petang,...