Home News Warga Banda Aceh Dilarang Nyalakan Petasan Sambut Lebaran
News

Warga Banda Aceh Dilarang Nyalakan Petasan Sambut Lebaran

Share
FOTO : ilustrasi
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banda Aceh menyerukan larangan masyarakat menggunakan petasan di bulan Ramadan maupun saat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 H nanti.

Hal ini diputuskan saat rapat forum pimpinan daerah di pendopo Wali Kota Banda Aceh, Selasa, 28 Mei 2019.

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengatakan, larangan menyalakan petasan itu untuk menjaga ketertiban masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan hari raya.

“Pedagang yang ditemukan menjual petasan akan dilakukan penindakan,” kata Aminullah.

Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh Komisaris Besar Polisi Trisno Riyanto siap melakukan penindakan bagi para pedagang yang nekat menjual petasan.

“Akan kita ambil tindakan, baik represif maupun preventif. Intinya tidak dibenarkan menjual petasan dan sejenisnya di Banda Aceh,” ujarnya.

Dalam pengamanan Lebaran 1440 Hijriah nanti, dia menyebut, pihaknya telah menyiapkan 166 personil dalam Operasi Ketupat Rencong.

“Sejumlah pos keamanan dan pelayanan akan ditempatkan di beberapa titik untuk mendukung operasi ketupat ini,” pungkasnya. (ASM)

Share
Tulisan Terkait
EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...