Home News Waspada Ada Potensi Bencana Hidrometeorologi di Aceh
News

Waspada Ada Potensi Bencana Hidrometeorologi di Aceh

Share
BMKG: Aceh diprakirakan diguyur hujan
Ilustrasi
Share

POPULARITAS.COM – Sejumlah wilayah Provinsi Aceh perlu waspada terhadap ancaman bencana tanah longsor dalam beberapa hari ke depan. Pasalnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan provinsi paling barat Indonesia itu sudah memasuki musim hujan.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Zakaria Ahmad, Senin (19/10/2020) mengatakan, beberapa kabupaten/kota berpotensi terjadi tanah longsor, antara lain Nagan Raya, Aceh Tengah, Bener Meriah, Subulussalam, dan Aceh Tenggara.

“Dalam tiga hari ke depan ini warga diimbau mewaspadai tanah longsor, intensitas hujan di beberapa wilayah ini sedang hingga lebat,” kata Zakaria Ahmad.

Dia menjelaskan, Aceh telah memasuki musim hujan yang diperkirakan hingga per tengah Januari 2021. Selama tiga hari ke depan hampir seluruh wilayah Aceh akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, ada juga beberapa daerah yang berat.

Kata dia, wilayah Aceh Besar, Aceh Barat, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Banda Aceh diperkirakan diguyur hujan ringan hingga sedang. Sedangkan Aceh Timur, Aceh Utara hujan deras, serta Bener Meriah dan Bireuen diguyur hujan ringan hingga petir.

“Gayo Lues hujan sedang hingga berat. Jadi warga perlu waspada potensi tanah longsor. Warga Pidie di Tangse dan Geumpang juga waspada longsor,” katanya.

Kalau banjir potensinya kecil selama tiga hari ke depan ini, namun ada juga di daerah Aceh Barat Daya.

Selain itu, Zakaria juga mengingatkan warga yang beraktivitas di perairan. Kecepatan angin di wilayah Aceh Besar, Sabang, Lhokseumawe, dan Banda Aceh bisa mencapai 10-30 kilometer per jam. Bahkan bisa mencapai kecepatan maksimum 50 kilometer per jam.

Untuk tinggi gelombang bisa mencapai 2,5 – 4 meter di wilayah Perairan Utara Sabang dan Samudera Hindia Barat Aceh. Sementara Perairan wilayah Banda Aceh – Sabang 1,25 – 2,5 meter.

“Ini perlu diwaspadai juga kalau sudah kecepatan angin maksimum bisa membahayakan. Kalau tinggi gelombang di Perairan Utara Sabang dan Sumatera Hindia Barat ini sudah sangat tinggi jadi perlu kehati-hatian,” ujarnya.

Sumber: Liputan6

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

3 Hal yang Disampaikan Sekjen PBB Saat Bertemu Prabowo

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)...

EkonomiNews

BPMA Bidik Pengembangan Potensi Gas di Blok Singkil dan Meulaboh

POPULARITAS.COM – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) mendorong percepatan evaluasi potensi gas...

News

Tradisi Pedang Pora untuk Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

POPULARITAS.COM – Brigadir Jenderal TNI Mahesa Fitriadi mengikuti prosesi tradisi penyambutan sebagai...

KesehatanNews

Kemenkes Ingatkan Bahaya Asap Karhutla, Anak-anak dan Ibu Hamil Rentan Terdampak

POPULARITAS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan...