Home Kesehatan Waspada jika ibu hamil mual lebih dari 10 kali per hari
KesehatanNews

Waspada jika ibu hamil mual lebih dari 10 kali per hari

Share
Saat mudik, perempuan hamil jangan menahan buang air Kecil
Ilustrasi ibu hamil. (Pexels)
Share

POPULARITAS.COM – Dokter Spesialis Obgyn Subspesialis Obginsos M. Ilhamy mengingatkan ibu hamil untuk waspada dan segera memeriksakan diri ke dokter jika frekuensi mual dan muntah mendekati atau melebihi 10 kali per hari.

“Kalau mendekati angka 10 atau misalnya dari pagi sampai siang sudah ada 5 kali, itu artinya kalau jadi 24 jam itu sudah 10 kali kan, itu berarti sudah tidak normal,” katanya, dikutip dari laman Antara, Selasa (25/7/2023).

Kendati batas mual dan muntah yang tidak normal pada ibu hamil adalah 10 kali dalam sehari, namun jika frekuensi mual dan muntah hampir setiap jam, dokter Pusat Kesehatan Ibu dan Anak Nasional RSAB Harapan Kita, Jakarta, ini menyarankan ibu hamil untuk tidak menunggu hingga muntah yang ke-10 dan segera memeriksakan diri ke dokter.

Gejala lain dari tanda-tanda bahaya pada awal kehamilan selain frekuensi mual dan muntah yang berlebihan adalah nadi yang meningkat menjadi lebih dari 100 kali per menit.

“Kemudian tanda yang ketiga, secara fisik terasa lemas, pasiennya merasa lemas, layu, penglihatan kabur. Itu berarti sudah ada suatu dehidrasi sedang ke arah dehidrasi berat,” ujarnya.

Lebih lanjut Ilhamy menyampaikan tanda-tanda bahaya awal yang harus diperhatikan pada saat kehamilan muda adalah perdarahan. Perdarahan berupa flek coklat, lanjutnya, masih dianggap normal jika terjadi pada kehamilan di bawah usia 4 minggu. Namun jika terjadi perdarahan pada usia kehamilan 4-6 minggu, hal tersebut merupakan tanda-tanda bahaya yang bisa berujung pada keguguran.

Selanjutnya, perdarahan yang perlu diwaspadai adalah pada pertengahan kehamilan yang biasa terjadi pada usia kehamilan di atas 16 minggu. Perdarahan tersebut biasanya disebabkan oleh adanya kelainan letak plasenta yang terdiri dari 3 jenis, yakni Solusio Plasenta, Plasenta Previa, dan pecahnya Vasa Previa.

“Solusio Plasenta itu terlepasnya plasenta dari perlekatannya, entah karena sebab apapun bisa trauma, tekanan darah tinggi,” katanya.

Kemudian yang kedua adalah Plasenta Previa yakni letak plasenta rendah atau plasenta yang sampai menutupi jalan lahir, dan yang ketiga adalah pecahnya Vasa Previa, yakni sebuah kondisi di mana akar dari tali pusar yang mengarah ke jaringan plasenta ada yang pecah dan menyebabkan perdarahan.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Pemkab Pidie telah alokasikan Rp16,8 miliar untuk tangani dampak bencana banjir 2025
News

Pemkab Pidie telah alokasikan Rp16,8 miliar untuk tangani dampak bencana banjir 2025

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie telah alokasikan anggaran Rp16,8 miliar. Danan itu, digunakan...

News

Bank Aceh dan PT Taspen perkuat kerja sama pengelolaan dana pensiun, Wagub : salurkan zakat lewat Baitul Mal

POPULARITAS.COM – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, hadiri penandatanganan kerja sama antara Bank...

News

Warga Samadua Tolak Tambang, Koalisi: Izin Bukan Cek Kosong

POPULARITAS.COM – Ratusan warga di Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan menolak rencana ...

InternasionalNews

Awali Pidato di Forum ASEAN, Menteri Singapura Ucapkan Belasungkawa untuk Korban Gempa NTT

POPULARITAS.COM – Menteri Hukum sekaligus Menteri Dalam Negeri Kedua Singapura Edwin Tong...