Home Kesehatan 12 Dapur Makan Bergizi Gratis di Aceh Utara Belum Bersertifikat Higiene
KesehatanNews

12 Dapur Makan Bergizi Gratis di Aceh Utara Belum Bersertifikat Higiene

Share
Petugas Babinsa, memeriksa kelaikan dan higienitas paket MBG yang akan disalurkan. Poto : Pendam IM.
Share

POPULARITAS.COM – Sebanyak 12 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Aceh Utara diketahui belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan setempat.

Temuan tersebut muncul setelah insiden dugaan keracunan siswa di Aceh Utara usai menyantap makanan dari program MBG beberapa waktu lalu.

“Kita telah melakukan inspeksi menyeluruh ke seluruh dapur MBG yang tersebar di berbagai kecamatan,” kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Utara, Samsul Bahri, Selasa (14/10/2025).

Samsul menyebutkan, petugas puskesmas di wilayahnya sudah menurunkan tenaga kesehatan lingkungan untuk memantau kondisi lapangan, mulai dari ketersediaan air bersih, tempat cuci tangan, hingga cara penjamah makanan bekerja.

“Untuk sementara, kami baru memberikan arahan,” ujarnya.

Menurutnya, ada beberapa tahapan penting yang harus dilalui pengelola dapur untuk mendapatkan SLHS, seperti pengajuan permohonan resmi, pemeriksaan sampel makanan dan air, serta pelatihan higiene sanitasi bagi penjamah makanan.

“Setiap penjamah makanan harus memahami cara mengolah makanan secara steril dan memilih bahan baku yang aman. Sertifikat pelatihan higiene menjadi syarat utama sebelum SLHS diterbitkan,” jelasnya.

Samsul mengatakan, pihaknya juga memberikan waktu 14 hari kepada pengelola 12 dapur SPPG untuk melengkapi seluruh dokumen dan mengikuti pemeriksaan laboratorium. Selama masa itu, kegiatan dapur tetap berjalan namun berada di bawah pengawasan ketat Dinkes.

“Kami pastikan semua dapur diawasi hingga hasil laboratorium keluar dan persyaratan lengkap. Setelah itu baru bisa diterbitkan sertifikat laik higiene,” ujarnya..

Samsul juga mengingatkan agar pengelola dapur menjaga standar kebersihan tinggi, termasuk pemilihan bahan segar seperti ikan dan ayam, serta memastikan penggunaan air bersih dari PDAM yang telah disaring.

“Yang bertugas langsung menangani makanan  wajib menggunakan sarung tangan dan menjaga kebersihan lingkungan dapur. Tong sampah juga harus disterilkan secara rutin agar tidak menjadi sumber penyakit,” pungkasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

News

Dasco Mengaku Baru Dengar Kejagung Geledah Kantor BGN

POPULARITAS.COM – Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco...