POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai menerapkan dua perangkat daerah baru sebagaimana diatur dalam Qanun Nomor 3 Tahun 2024. Dua dinas tersebut adalah Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Dinas Pendidikan Dayah.
Pembentukan dua dinas ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola dan pelayanan publik pada sektor terkait.
Pada tahap awal, masing-masing dinas telah mengusulkan anggaran dengan total mencapai belasan miliar rupiah pada KUA PPAS 2026.
Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengajukan anggaran sebesar Rp7,58 miliar lebih, sementara Dinas Pendidikan Dayah mengusulkan pagu sekitar Rp8,3 miliar lebih. Usulan tersebut kini sedang dibahas di Badan Anggaran (Banggar) DPRK Abdya.
Penunjukan pelaksana tugas pada dua dinas baru ini turut menjadi sorotan.
Safrizal, ditetapkan sebagai Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Penempatan ini menambah daftar jabatan strategis yang ia emban dalam waktu berdekatan, setelah sebelumnya dilantik sebagai Kepala Sekretariat Majelis Pendidikan Daerah (MPD).
Situasi ini juga muncul di tengah masih banyaknya jabatan eselon II di Abdya yang belum terisi definitif dan masih dijabat oleh Plt maupun Plh.
Sementara itu, posisi Plt Kepala Dinas Pendidikan Dayah diamanahkan kepada Junaidi Abdullah.
Junaidi Abdullahsebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Pendidikan Dayah dan kini juga memimpin PC NU Abdya.
Berdasarkan dokumen anggaran yang diperoleh, struktur belanja Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif didominasi oleh belanja operasi lebih dari Rp5 miliar lebih.
Belanja pegawai tercatat sekitar Rp873 juta, belanja barang dan jasa mencapai Rp1,31 miliar, dan belanja hibah sebesar Rp2,5 miliar.
Sementara belanja modal sebesar Rp2,5 miliar sepenuhnya dialokasikan untuk pengadaan tanah, tanpa anggaran untuk peralatan maupun mesin. Total anggaran dinas ini mencapai lebih dari Rp7,58 miliar lebih.
Adapun Dinas Pendidikan Dayah mengarahkan sebagian besar dari total Rp8,31 miliar lebih pada kegiatan pembangunan dan hibah barang, dengan nilai mencapai sekitar Rp5,7 miliar lebih.









Leave a comment