POPULARITAS.COM – Ketua Umum Majelis Pengurus Pusat Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia (MPP ISMI), Ilham Akbar Habibie di hadapan para pemangku kebijakan merekomendasikan agar Aceh dijadikan sebagai wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Halal Indonesia.
Menurutnya, KEK Halal sangat logis dibangun di Aceh karena besarnya kebutuhan industri halal global terhadap pasokan bahan baku pasar dunia. ia menyebutkan bahwa ISMI siap menjadi anchor tenant pengolahan produk lokal Aceh.
Disebutkan Ilham Akbar Habibie, dinamika geopolitik global yang kini terjadi membuat perdagangan internasional semakin menantang. Saat ini, perdagangan di wilayah Asia Tenggara sedang naik daun. Kerja sama segitiga pertumbuhan Indonesia–Malaysia–Thailand (IMT-GT) harus dibuat sebagai peluang strategis. “
Aceh dengan kekayaan sumber daya alamnya yang melimpah harus melihat itu sebagai sebuah peluang strategis,” kata Ilham Akbar Habibie, Minggu (23/11/2025).
Pakar Halal Supply Chain Dunia, Prof Dr Marco Tieman, memberikan wawasan tentang bagaimana produk Aceh bisa memenuhi standar internasional, sementara Ketua DGA, Dr Ir Mustafa Abubakar, menekankan peluang besar yang bisa dibuka oleh jaringan diaspora di lebih dari 20 negara.
Sementara itu, Saudagar Aceh di Malaysia, Datuk Haji Mansyur Usman, merekomendasikan Pemerintah Aceh untuk segera mengimplementasikan jalur dagang Aceh-Malaysia lewat Pelabuhan Krueng Geukueh-Penang.
“Saya meminta Pemerintah Aceh untuk mengoperasikan Pelabuhan Krueng Geukueh-Penang awal tahun 2026 ini. Pemerintah Aceh harus memastikan apakah sanggup berlayar setiap hari untuk mengangkut komoditas Aceh? jika tidak bisa setiap hari, minimal seminggu sekali harus ada komoditi Aceh yang berlayar masuk ke Malaysia,” katanya.











Leave a comment