Home Headline Aceh gerbang masuk narkoba ke Indonesia
HeadlineNews

Aceh gerbang masuk narkoba ke Indonesia

Share
Aceh gerbang masuk narkoba ke Indonesia
Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Provinsi Aceh Safuadi memperlihatkan narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi di Mapolda Aceh, Banda Aceh, Selasa (25/1/2022). ANTARA/M Haris SA
Share

POPULARITAS.COM – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh, Safuadi mengatakan, saat ini, provinsi ujung barat Sumatra ini telah menjadi pintu gerbang masuknya narkoba ke Indonesia.

Guna mencegah barang haram itu masuk ke tanah air, katanya kepada Antara, Rabu (30/3/2022), pihaknya akan intensifkan pencegahan melalui patroli laut. “Patroli laut akan kita tingkatkan, guna mencegah narkoba masuk ke Indonesia lewat Aceh,” katanya.

Selain patroli laut, kata Safuadi, pihaknya juga meningkatkan operasi intelijen. Selama ini, operasi intelijen mampu mengungkapkan menggagalkan penyelundupan narkoba ke Aceh.

“Semua itu tidak terlepas dari dukungan masyarakat. Kami juga terus meningkat sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya. Sebab, pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama,” kata Safuadi.

Safuadi mengatakan Bea Cukai tidak bisa bekerja sendiri mencegah penyelundupan narkoba. Apalagi Bea Cukai di Aceh memiliki keterbatasan alat, sumber daya manusia maupun anggaran.

“Pencegahan narkoba tidak boleh berhenti. Patroli terus dilakukan dan tidak mengenal hari libur. Apalagi masuknya narkoba tersebut sudah merusak tatanan dan kearifan masyarakat Aceh yang islami,” kata Safuadi.

Safuadi juga menyesalkan banyak masyarakat Aceh menjadi bagi dari sindikat narkoba, menjadi kurir dan tenaga perbantuan memasok barang terlarang tersebut ke Aceh. Padahal, narkoba merupakan barang haram dan dilarang agama.

“Karena itu, mari sama-sama kita sosialisasi narkoba itu haram dan memakainya melanggar hukum. Mari kita bukti bahwa masyarakat Aceh agamais, memegang teguh islam yang mengerti antara barang haram dan tidak,” kata Safuadi.

 

Editor : Hendro Saky

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiHeadline

Satu minggu, investor asing jual saham BCA, BMRI, dan BRI senilai Rp4,01 triliun

POPULARITAS.COM – Triliunan dana asing yang terpakir di sejumlah bank nasional, kurun...

KesehatanNews

Kemenkes Ingatkan Bahaya Asap Karhutla, Anak-anak dan Ibu Hamil Rentan Terdampak

POPULARITAS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan...

NewsSepakbola

Persiraja Ditahan Imbang di Kandang

POPULARITAS.COM – Persiraja Banda Aceh harus puas berbagi poin setelah bermain imbang...

News

Sekjen PBB António Guterres Tiba di Indonesia untuk Bahas Isu Global

POPULARITAS.COM – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), António Guterres, tiba di...